Berita Terbaru :
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Laka Laut Kapal Penyebarangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
   

Kebutuhan Mendesak, Penjahit Lembur APD Cover All
Metropolis  Rabu, 01-04-2020 | 05:20 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Dengan kondisi darurat ini, seorang desainer di Surabaya, rela melakukan lembur siang malam, membuat baju APD cover all. Seluruh bahan APD tersebut menggunakan bahan gore-tex, dan harus dituntaskan sebanyak 150 baju dalam sehari. Foto: Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Kebutuhan pakaian Alat Pelindung Diri atau APD sangat dibutuhkan petugas medis, sebagai garda depan penanganan pasien penderita virus corona.

Bagi Novita Rahayu Purwaningsih, seorang desainer asal Surabaya, terpaksa turun tangan langsung dalam pembuatan baju alat pelindung diri atau APD untuk tenaga medis yang dipesan oleh Dinas Perdagangan Kota Surabaya.

Dalam proses pembuatan APD cover all, Novita dibantu sejumlah penjahit lain untuk berpacu dengan waktu. Dengan tenaga ekstra tersebut, para penjahit mampu membuat sebanyak 150 buah baju APD cover all.

Baju APD cover all ini menggunakan bahan kain jenis taslan berbahan gore-tex yang dipasok langsung dari dinas perdagangan.  Bahan gore-tex ini merupakan kain dan resleting khusus anti air, yang sulit didapat di pasaran. Satu gelondong kain bahan, bisa dimanfaatkan hingga 50 setel APD.

Sebelumnya, Novita merupakan perancang busana-busana pesta dan batik mengaku sempat cemas dan terharu saat ditunjuk terlibat dalam pembuatan APD yang digunakan oleh para petugas garda depan penanganan cobid-19.

Selanjutnya, APD ini segera diambil Dinas Perdagangan Kota Surabaya, untuk disalurkan ke petugas medis di Puskemas dan rumah sakit. Pemesanan APD d cover all ini dimungkinkan terus bertambah dan berlanjut selama pandemi covid-19 belum tuntas. (pul)





Berita Terkait

Pemkot Bagikan 50 Unit Alat Bantu Pernafasan Kepada 4 Rumah Sakit

APD RSU Dr Soetomo Aman Hingga Dua Bulan

Jumlah PDP Dan Pasien Positif Meningkat, Bantuan APD Terus Mengalir

Dinkes Bojonegoro Pastikan APD Untuk Tim Medis Sudah Cukup
Berita Terpopuler
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  4 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  17 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  18 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  16 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber