Berita Terbaru :
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Penjual Perlengkapan dan Oleh-Oleh Haji Terancam Rugi Puluhan Juta
TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerintah
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
   

Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pendidikan  Rabu, 01-04-2020 | 01:25 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Inilah Alat Pelindung Diri yang dibuat oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang. Foto: Rohim Alfarizi
Malang pojokpitu.com, Guna mengurangi resiko tertularnya tim medis yang menangani pasien corona (covid-19), Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang, ciptakan Alat Pelindung Diri (APD).

Seperti  penutup kepala,  pakaian pelindung diri dan safety chamber atau bilik keselamatan. APD ini salah satu inovasi kesehatan, khususnya dalam menangani pasien covid-19.
 
Alat pelindungdiri ini dibuat untuk melindungi tenaga medis yang menangani pasien positif covid-19, seperti safety chamber atau bilik keselamatan. Satu safety chamber untuk pasien terkena covid-19, sedang satunya lagi untuk   saftey chamber mobil ambulance.
 
Alat berbentuk transparan ini digadang mampu meminimalisir penularan virus covid-19. Karena alat ini dibuat untuk menghindari tertularnya tenaga medis saat menyentuh dan mendiagnosa pasien terduga maupun positif covid-19.
 
Prof. Djoni djunaedi, Direktur RS UMM, menjelaskan, cara penggunaanyapun sederhana, tinggal memasukkan pasien ke dalam bilik dan tim medis bisa melakukan perawatan lewat dua lubang kecil yang sudah di persiapkan dibagian atas.
 
Sementara, Wakil Direktur 1 RS UMM, dokter Thantowi Djauhari, menjelaskan, biaya untuk pembuatan APD ini sangat murah dengan bahan yang ada dipasaran. Untuk body cover terbuat dari bahan parasut, bagi petugas medis yang menggunakan body cover ini tidak perlu menggunakan sepatu boot, body cover ini bisa langsung dipakai , karena mulai dari kepala hingga kaki tertutup.
 
Universitas Muhammadiyah Malang juga mempersilahkan para pihak lain yang mau menduplikasi alat pelindung diri tersebut, dan pihaknya berharap ada pihak tiga yang bisa memproduksi masal demi memutus sebaran virus covid-19 , serta demi menjaga keselamatan tim medis. (yos)
 




Berita Terkait

Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo

Pemkot Bagikan 50 Unit Alat Bantu Pernafasan Kepada 4 Rumah Sakit

APD RSU Dr Soetomo Aman Hingga Dua Bulan

Jumlah PDP Dan Pasien Positif Meningkat, Bantuan APD Terus Mengalir
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  10 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  7 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  6 jam

TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerinta...selanjutnya
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber