Berita Terbaru :
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
KAI Jatim : Dokter "Whistleblower" Covid-19 Surabaya Harus Didukung
Ini Syarat New Normal, Sebaran Covid Harus Turun 50 Persen
Risma Menangis, Melihat Bantuan Alkes BIN Tiba di Balaikota
Bambang Pensiun, Bupati Magetan Siapkan Pj Sekda
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
   

Cegah Covid 19, Rumah Aspirasi Bagi Masker dan Hand Sanitizer
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 29-03-2020 | 06:25 wib
Reporter : Moch Sahid
Bangkalan pojokpitu.com, Untuk mencegah penyebaran covid 19 di Bangkalan, kalangan milenial rumah aspirasi membagi-bagikan masker dan hand sanitizer di beberapa tempat publik di Bangkalan.

Dengan menyasar beberapa tempat publik di bangkalan seperti pasar tradisional ki lemah duwur, traffic light, terminal bus Bangkalan, mereka membagi-bagikan masker, hand sanitizer dan selebaran cegah covid 19 kepada masyarakat Bangkalan.

Selain itu pula, mereka juga memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada utamanya Kabupaten Bangkalan secara geografis letaknya sangat berdekatan dengan Surabaya yang sudah dinyatakan sebagai  zona merah dalam penyebaran covid 19.

Syafiudin Asmoro, pembina rumah aspirasi sekaligus anggota DPR RI dari fraksi PKB, mengatakan, hal ini merupakan salah satu upaya atau langkah preventif yang dilakukan untuk mencegah penyebaran covid 19 di Madura.

Selain tempat publik, kalangan milenial rumah aspirasi juga menyasar tempat wisaat religi dibangkalan seperti di Pasarean Syaikhona Kholil yang saat ini sudah sepi dengan peziarah. Hanya terlihat beberapa peziarah lokal dan takmir masjid yang tetap bekerja sebagaimana biasanya.

Dalam situasi seperti ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, ulama song osong lombhung yang artinya harus saling bekerja sama dan bersinergi untuk mengatasi penyebaran virus covid 19 di Kabupaten Bangkalan, utamanya bangkalan merupakan pintu gerbang Pulau Madura. (yos)




Berita Terkait

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas

Begini Ancaman Bupati Tuban Bagi Yang Melanggar Tak Pakai Masker

Walikota Sisir Pasar Imbau Pedagang-Pengunjung Wajib Bermasker

Tak Pakai Masker Dilarang Masuk ke Pasar
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  2 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  6 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  8 jam

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber