Berita Terbaru :
Perang Twitter
Petani Rame Rame Berburu Hama Tikus Sawah
34 Persen Orang Tanpa Gejala Menjadi Pasien Positif Covid-19
BBTKLPP Surabaya Prediksi Akhir Juni 2020 Menjadi Puncak Covid-19 di Jatim
BIN Bantu Pemkot Surabaya Gelar Rapid Tes Massal
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
   

Jalan Ambles, Jalur Ponorogo-Pacitan Tersendat
Mataraman  Sabtu, 28-03-2020 | 13:40 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Akibat hujan deras, jalur propinsi penghubung Pacitan-Ponorogo, ambles selebar 7 meter atau separo badan jalan. Antisipasi kemacetan semakin meluas, petugas menerapkan sistem buka tutup jalan, termasuk membatasi tonase kendaraan yang melintas.

Jalan ambles ini terjadi di jalan propinsi penghubung antara Kabupaten Pacitan-Ponorogo, tepatnya di kilometer 226, Desa Wates, Kecamatan Slahung Ponorogo.

Jalan ambles dengan bentuk keretakan  sepanjang 20 meter dengan lebar 7 meter dan berkedalaman 3 meter ini ambles ke jurang disisi kiri.

Amblesnya jalan ini menyebabkan arus lalin jurusan Pacitan menuju Ponorogo dan sebaliknya tersendat. Petugas menerapkan sistem buka tutup jalur, agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah.

Termasuk membatasi tonase kendaraan yang melintasi jalan ambles, yakni tidak lebih dari empat ton. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi amblasnya jalan semakin meluas.

Sugeng Tohari, warga, mengatakan, kondisi ini terjadi setelah hujan deras yang terus menguyur wilayah tersebut. "Sepanjang hari Kamis malam hujan turun seharian. Dampaknya, terjadi longsor dan jalan ambles," ucapnya.

AKP Paidi, Kapolsek Slahung, menerangkan, untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan yang lebih parah, dalam waktu dekat petugas dari Dinas PU propinsi akan  membuat jalur air dengan maksud agar infiltrasi air ke badan jalan lebih diminimalisir.

Pengguna jalan terutama truk yang membawa beban diatas 4 ton  dari arah Ponorogo maupun sebaliknya, dihimbau melintas melalui jalur Wonogiri, Jawa  Tengah. (yos)



Berita Terkait

Akses Jalan Jompo Secara Resmi Mulai Dibuka Kembali

Jalan Ambles, Jalur Ponorogo-Pacitan Tersendat

Penanganan Air Bersih dan Listrik Sudah Mulai Dikerjakan

Gubernur Khofifah Percepat Pembongkaran Pertokoan Jompo
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  13 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  22 jam

Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Metropolis  5 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  20 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber