Berita Terbaru :
Direktur Pasca Sarjana UINSA Melapor Dianiaya Teman Sejawat
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
Dua Bakal Calon Bupati Sidoarjo Masih Menunggu Rekom DPP PDIP
Polda Jatim Gelar Lomba Dalmas Sabhara dan Wanteror Brimob
Sholawat Lita Machfud berkumandang di Kampung Surabaya
Sangat Penting Mencegah Konflik Dengan Teman
Satgas Covid Sidoarjo Gelar Razia Masker di Pasar Taman
KPU Sumenep Umumkan Pendaftaran Cabup dan Cawabup Segera Dibuka September
Gas Lpg 3 Kilogram di Magetan Mulai Sulit Didapat
Tercatat, Ratusan Hektar Sawah di Kabupaten Madiun Rusak Diserang Hama Wereng
Lestarikan Sumber Mata Air, Bupati Bojonegoro Bersama Forkopimda dan Masyarakat Kerja Bakti
Razia Warung Remang-Remang, Amankan Terduga PSK
Satu Pedagang Meninggal Covid, Ratusan Warga Dirapid
Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolinggo
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
   

Dirut Penipu Perumahan Syariah Multazam Diadili
Hukum  Jum'at, 27-03-2020 | 13:16 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Jaksa mendakwa terdakwa Sidiq Sardjono dengan dua pasal, yakni pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Foto Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Sidiq Sardjono, Direktur Utama, PT Cahaya Mentari Pratama , yang diduga menipu konsumen dengan modus Perumahan Syariah Multazam Islamic Residence Sedati Sidoarjo, akhirnya diadili, Kamis (26/3) sore.

Dalam dakwaan, Jaksa Zulfikar dari Kejari Tanjung Perak menyatakan perbuatan terdakwa Sidiq Sardjono dengan modus  perumahan Syariah Multazam Islamic Residence di Sedati Sidoarjo ini telah membuat korban mengalami kerugian Rp 354 juta. Atas perbuatannya, jaksa mendakwa Dirut PT Cahaya Mentari Pratama ini dengan dua pasal. Yakni pasal 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Atas dakwaan itu, terdakwa Sidiq Sardjono mengaku keberatan, namun tidak mengajukan eksepsi. Terdakwa melalui penasehat hukumnya, akan membantah dakwaan jaksa melalui pembuktian. Salah satunya terdakwa telah mengembalikan seluruh uang korban. Sidang yang dipimpin Hakim Sutarno akan dilanjutkan Rabu 1 April dengan agenda keterangan korban.

Sebelumnya dalam press rilis di Polrestabes Surabaya, modus tersangka Sidiq Sardjono dengan mempromosikan perumahan syariah dengan mencatut nama Ustadz Yusuf Mansyur yang pernah diundang sebagai motivator.

Foto-foto Ustadz Yusuf Mansyur tampak menghiasi brosur-brosur pemasaran perumahan. Dari hasil penyidikan, ternyata lahan perumahan syariah yang dijual ke konsumen bukan milik PT Cahaya Mentari Pratama melainkan milik orang lain. (pul)

Berita Terkait

Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan

Tiga Pria Pengangguran Tipu Pemuda Berkebutuhan Khusus

Sidang Kasus Penipuan Biro Umroh, Tiga Saksi Dimintai Keterangan

Korban Penipuan Investasi Trading Lapor Ke Polisi
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  10 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  11 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  9 jam

Tercatat, Ratusan Hektar Sawah di Kabupaten Madiun Rusak Diserang Hama Wereng
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber