Berita Terbaru :
Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara
Polres Malang Lakukan Simulasi Antisipasi Pergerakan Massa Disaat Pandemi Covid 19
Curi Motor, Warga Dau Harus Mendekam di Sel Tahanan Polsek Wagir
Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
   

Cegah Corona, Pesantren Pulangkan Santrinya
Malang Raya  Jum'at, 27-03-2020 | 10:22 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Pihak ponpes juga melakukan penyemprotan kendaraan serta melarang wali santri untuk turun dari kendaraan saat melakukan penjemputan. Foto Rafli Firmansyah
Kota Batu pojokpitu.com, Salah satu pondok pesantren di Kota Batu, sejak Kamis hingga Jumat ini melakukan pemulangan santri dan santriwati untuk cegah penyebaran corona virus desease 19.

Pondok pesantren itu berada di Desa Sumberejo, Kecamatan,Kota Batu. Melakukan pemulangan santri dan santriwati guna mencegah penularan corona virus disease 19 (covid-19). Pemulangan tersebut dilakukan secara bertahap Kamis hingga Jumat ini.

Tak hanya itu, pihak pondok pesantren juga menerapkan protokoler kesehatan saat proses penjemputan peserta didik oleh orang tuanya masing-masing. Kendaraan yang ditumpangi orang tua disemprot cairan disenfektan. Perlakuan serupa juga diterapkan kepada seluruh siswa dan barang bawaannya yang akan meninggalkan pondok pesantren al-izzah. Para orang tua yang menjemput anaknya juga dilarang keluar dari kendaraan yang ditumpanginya.

Humas Pondok Pesanteren Al-Izzah, Budi Prasetyo mengatakan pemulangan santri tersebut merupakan keputusan bersama antara pengasuh dan pemimpin pondok pesantren serta wali santri.  Sedangkan total peserta didik mulai jenjang SMP dan SMA sebanyak 1300 santri dan santriwati dari berbagai daerah, mulai dari pulau jawa dan luar jawa.

"Selama menempuh pendidikan, para santri dan santriwati berada di asrama pondok sehingga jarang melakukan interaksi dengan lingkungan luar," kata Budi.

Meskipun begitu, para orang tua peserta didik masih khawatir dengan kondisi anaknya seiring dengan maraknya penyebaran covid19.

Selama para santri-santriwati berada di rumah, pihak Ponpes akan memberlakukan metode pembelajaran dalam jaringan (Daring). Pihak Ponpes akan memberlakukan sistem pembelajaran normal jika situasi mulai kembali kondusif. (pul)


Berita Terkait

Ratusan Santri Lirboyo Telah Tiba di Probolinggo

Cegah Virus Corona, Ratusan Santri Ponpes Ponorogo Dipulangkan

Cegah Corona, Pesantren Pulangkan Santrinya
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  6 jam

Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
Peristiwa  7 jam

Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Peristiwa  5 jam

Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber