Berita Terbaru :
Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara
Polres Malang Lakukan Simulasi Antisipasi Pergerakan Massa Disaat Pandemi Covid 19
Curi Motor, Warga Dau Harus Mendekam di Sel Tahanan Polsek Wagir
Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
   

Ulang Tahun Sapi, Ritual Kuno Masyarakat Tuban
Tempo Doeloe  Jum'at, 27-03-2020 | 06:30 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Masyarakat perbukitan kapur Kabupaten Tuban, memiliki tradisi unik. Setiap tahun, pada minggu pertama bulan jumadil akhir, mereka menggelar ritual kuno yang disebut ulang tahun sapi. Tradisi turun temurun itu dilakukan dengan harapan agar sapi dapat berkembang biak dan membawah berkah.

Perayaan ulang tahun ternyata tidak hanya berlaku pada manusia, masyarakat Desa Tegalagung, Kecamatan  Semanding, Kabupaten Tuban, juga menggelar ritual kuno yang disebut ulang tahun sapi.

Namun jangan membayangkan adanya gemerlap pesta dalam perayaan ulang tahun sapi. Secara turun temurun, ritual unik ini dilakukan secara sederhana berupa selamatan dengan hanya mengundang tetangga dekat. Para pemilik sapi menghadiri undangan satu sama lain secara bergantian.

Tidak ada aturan khusus, bahkan sajian selamatan setiap rumah boleh berbeda. Namun satu ciri khas yang harus tetap dipertahankan adalah keberadaan ketupat, lepet, dan sayur lodeh. Menu khas lebaran ini selalu ada setiap gelaran ritual ulang tahun sapi.

Uniknya, sajian selamatan tak hanya dibagikan kepada undangan. sapi-sapi peliharaan warga juga diajak merasakan lezatnya kupat lepet, leher sapi dipasangi rangkaian kalung ketupat, untuk mereka makan.

Hartono, warga, menerangkan, hal ini dimaksudkan sebagai hadiah kepada sapi yang selama ini membantu mereka bekerja membajak sawah, sehingga mendapat rejeki melimpah. "Dengan demikian, diharapkan sapi sehat, semakin gemuk, dan terus menghasilkan banyak anak," ujarnya.

Prosesi ritual diakhiri dengan peletakan ketupat diantara empat tiang kandang sapi, yaitu sisi utara, timur, barat, dan selatan. Ritual ini adalah tradisi turun temurun dari leluhur masyarakat Tuban, yang sudah berlangsung sejak berabad abad lalu.

Hingga kini, tradisi turun temurun dari masyarakat jawa kuno ini masih lestari di tengah gemerlap tekhnologi. (yos)

 



Berita Terkait

Ulang Tahun Sapi, Ritual Kuno Masyarakat Tuban

Tradisi Unik, Begini Jika Sapi Peliharaan Ulang Tahun
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  5 jam

Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
Peristiwa  6 jam

Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Peristiwa  4 jam

Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber