Berita Terbaru :
Diduga Korsleting Listrik, 3 Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar
Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Ketua Aisyiyah Surabaya : MA-Mujiaman Satu-Satunya Figur yang Tepat Pimpin Surabaya
Dua Nakes Positif Corona, Puskesmas Sanan Kulon Ditutup
Aksi Pelaku Pembobolan Lima Kotak Amal Masjid Terekam CCTV
Dijanjikan Bisnis Dengan Keuntungan Besar, Biduan Ini Malah Ditipu Ratusan Juta Oleh Teman Sendiri
Deteksi Dini Santri dan Pengasuh Tebuireng di Rapid Test Antigen
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
Petugas Tertibkan Ribuan Alat Peraga Kampanye Liar
   

Ulang Tahun Sapi, Ritual Kuno Masyarakat Tuban
Tempo Doeloe  Jum'at, 27-03-2020 | 06:30 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Masyarakat perbukitan kapur Kabupaten Tuban, memiliki tradisi unik. Setiap tahun, pada minggu pertama bulan jumadil akhir, mereka menggelar ritual kuno yang disebut ulang tahun sapi. Tradisi turun temurun itu dilakukan dengan harapan agar sapi dapat berkembang biak dan membawah berkah.

Perayaan ulang tahun ternyata tidak hanya berlaku pada manusia, masyarakat Desa Tegalagung, Kecamatan  Semanding, Kabupaten Tuban, juga menggelar ritual kuno yang disebut ulang tahun sapi.

Namun jangan membayangkan adanya gemerlap pesta dalam perayaan ulang tahun sapi. Secara turun temurun, ritual unik ini dilakukan secara sederhana berupa selamatan dengan hanya mengundang tetangga dekat. Para pemilik sapi menghadiri undangan satu sama lain secara bergantian.

Tidak ada aturan khusus, bahkan sajian selamatan setiap rumah boleh berbeda. Namun satu ciri khas yang harus tetap dipertahankan adalah keberadaan ketupat, lepet, dan sayur lodeh. Menu khas lebaran ini selalu ada setiap gelaran ritual ulang tahun sapi.

Uniknya, sajian selamatan tak hanya dibagikan kepada undangan. sapi-sapi peliharaan warga juga diajak merasakan lezatnya kupat lepet, leher sapi dipasangi rangkaian kalung ketupat, untuk mereka makan.

Hartono, warga, menerangkan, hal ini dimaksudkan sebagai hadiah kepada sapi yang selama ini membantu mereka bekerja membajak sawah, sehingga mendapat rejeki melimpah. "Dengan demikian, diharapkan sapi sehat, semakin gemuk, dan terus menghasilkan banyak anak," ujarnya.

Prosesi ritual diakhiri dengan peletakan ketupat diantara empat tiang kandang sapi, yaitu sisi utara, timur, barat, dan selatan. Ritual ini adalah tradisi turun temurun dari leluhur masyarakat Tuban, yang sudah berlangsung sejak berabad abad lalu.

Hingga kini, tradisi turun temurun dari masyarakat jawa kuno ini masih lestari di tengah gemerlap tekhnologi. (yos)

 



Berita Terkait

Ulang Tahun Sapi, Ritual Kuno Masyarakat Tuban

Tradisi Unik, Begini Jika Sapi Peliharaan Ulang Tahun
Berita Terpopuler
Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  19 jam

Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Peristiwa  8 jam

Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Life Style  17 jam

Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber