Berita Terbaru :
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN dan Jurnalis Jalani Rapid Test
Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Edarkan Sabu, Napi dan Kuli Bangunan Dibekuk Polisi
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 27-03-2020 | 04:43 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Napi rutan yang hampir bebas bersyarat kembali berurusan dengan kepolisian Polres Pasuruan, setelah terbukti konsumsi dan edarkan sabu. Selain itu, polisi juga menangkap seorang kuli bangunan edarkan sabu, dari tangan pelaku ini polisi menyita sabu seberat 10,23 gram. Akibat perbuatannya, kini pelaku urung bebas dan kembali menjalani tahanan yang lebih panjang lagi.

Adalah Waliyan (26) warga Purwodadi dikeler bersama satu pelaku pengedar sabu Adi Ismail (25) warga Sukorejo di Mapolres Pasuruan, jalan dr Soetomo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Waliyan yang merupakan narapidana ini terpaksa kembali berurusan dengan polisi setelah kedapatan konsumsi dan edarkan sabu.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, menjelaskan, saat ini polisi masih mengembangkan jaringan yang melibatkan seorang narapidana, dengan sabu seberat 0,27 gram.
Tak hanya itu, polisi juga menangkap Adi Ismail, yang merupakan seorang kuli bangunan. Dari tangan pelaku ini, polisi menyita barang bukti sabu seberat 10,23 gram, dua handphone dan satu timbangan elektrik.

Atas perbuatannya kedua pelaku terancam pasal 112 dan 114 ayat 2 undang-undang RI no.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (yos)



Berita Terkait

Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto

Enam Pengedar Narkoba Lumajang Ditangkap Polisi

Bisnis Narkoba Ditengah Pandemi Corona

Polres Malang dan Polsek Sumberpucung Amankan Tiga Pengedar Sabu Jaringan Lapas Madiun Dan Pamekasan
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  10 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  9 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  8 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber