Berita Terbaru :
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Dampak Corona Penumpang Kapal Antar Pulau Turun 50 Persen
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 27-03-2020 | 04:18 wib
Reporter : Mohammad Amin
Beginilah kondisi di Terminal Pelabuhan Gresik, yang biasanya ramai dengan penumpang yang hendak menyebrang, tapi kini sangat lenggang. Foto: Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Dampak adanya virus corona di Indonesia, membuat semua sendi kehidupan terpengaruh. Angkutan laut yang biasanya selalu dipenuhi penumpang, sejak adanya virus corona mengalami penurunan drastis hingga 50 persen.

Penumpang yang hendak menyebrang sejak beberapa hari terakhir ini, didominasi kalangan mahasiswa atau santri, yang sedang diliburkan karena virus corona. Mereka lebih memilih pulang kampung, daripada bertahan di tempat kos atapun asrama pondok. Kapal bahari ekpres dari kapasitas 390 hanya mengangkut 181 orang.

Capt Marsri Tulak Randabunga, Kasi KBPP Ksop Gresik, mengatakan,pada hari-hari biasanya kapal  penyebrangan Gresik menuju Pulau Bawean, selalu penuh, baik dari Malaysia, Singapura, atapun trus lokal yang hendak ke Bawean.

"Tapi kini penumpang kapal hanya separuh dari kapasitas kapal, penumpag kapal sejak ada virus corona merun drastis hingga 50 persen," jelas Capt Marsri Tulak Randabunga.

Berdasrakan data Satgas Penangguangan Corona Kabupaten Gresik, hingga Kamis (26/3) sore, ODR mencapai 675 orang dinyatakan lolos 406 orang. ODP 57 orang, 4 orang dinyatakan lolos.

Sementara PDP 19 orang, 3 orang sembuh dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia, apakah yang meninggal positif atapun negatif, masih menunggu hasil lab dari Balitbangkes Kementrian Kesehatan RI.

Untuk mengantisipasi laju penyebaran virus corona ke Pulau Bawean, rencannya mulai April nanti, frekuensi keberangkatan kapal dari Gresik ke Bawean akan dikurangi yang biasanya setiap hari ada kapal yang beroperasi.

Nantinya hari Selasa dan Rabu, kedua kapal cepat yakni bahari ekpres dan natuna ekpres tidak beropersai. (yos)



Berita Terkait

Dampak Covid 19, Penumpang Terminal Purboyo Turun 82%

Dampak Corona Penumpang Kapal Antar Pulau Turun 50 Persen

Merebaknya Virus Corona, Jumlah Penumpang Kereta Api Turun

Jumlah Penumpang KA Melonjak, Tiket Berdiri Jadi Alternatif
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  9 jam

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  10 jam

Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Politik  7 jam

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber