Berita Terbaru :
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
   

Kakek 63 Tahun Perkosa Bocah Kelas 6 SD di Gubug
Mataraman  Jum'at, 27-03-2020 | 02:30 wib
Reporter : Muhhammad Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Seorang kakek di Kabupaten Blitar, tega memperkosa anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Ironisnya, pelaku yang sudah berumur 63 tahun ini merupakan ketua RW di desa setempat. Pelaku juga mengancam korban, jika menolak diajak berhubungan badan.

Adalah WJ (63) tahun, warga Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, langsung digelandang petugas Satreskrim Polres Blitar. WJ ditangkap petugas, lantaran memperkosa anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Aksi bejat ini dilakukan pelaku saat korban pulang dari mengaji, korban dipaksa dan dan ditarik ke gubuk di areal persawahan dan selanjutnya korbban diperkosa oleh pelaku. Kelakuan bejat pelaku terungkap, setelah korban bercerita kepada orang-tuanya dan kemudian diteruskan ke pihak yang berwajib.

Di depan petugas, pelaku berdalih tidak melakukan aksi pemerkosaan terhadap korban yang juga tetangganya. Pelaku mengaku kenal karena korban merupakan tetangganya.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani, mengatakan, modus dari pelaku yakni mencegat korban yang pulang dari mengaji dan kemudian dipaksa melayani nafsu bejatnya. "Kami mengamankan baju pelaku dan kendaraan sepeda motor pelaku, yang digunakan untuk beraksi," ujar Kapolres.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 81 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun penjara. (yos)






Berita Terkait

Miris, Siswi SD Diperkosa 4 Pemuda

Karyawan Perkosa Teman Kerja Saat Pingsan

Kakek 63 Tahun Perkosa Bocah Kelas 6 SD di Gubug

Pemuda Bojonegoro ini Perkosa Pacar yang Masih dibawah Umur
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  5 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  7 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  3 jam

Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Metropolis  10 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber