Berita Terbaru :
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
   

Satuan Gugus Tugas Covid-19 Ngawi Terkendala APD
Mataraman  Kamis, 26-03-2020 | 17:59 wib
Reporter : Ito wahyu
Stok APD berada di Dinas Kesehatan dan masing-masing Puskesmas yang merupakan penanganan awal terhadap covid-19. Foto: Ito wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Satuan Gugus Tugas Penanganan Pandemi Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Ngawi terkendala dengan stok keberadaan alat pelindung diri (APD).

Pemerintah Kabupaten Ngawi telah menyiapkan tempat khusus untuk Tim Satuan Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid-19). Posko berada di kantor dinas kesehatan setempat. Saat ini kendala yang dihadapi Tim Satuan Gugus Tugas yakni terbatasnya jumlah stok alat pelindung diri (APD).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nur Fachrudin menjelaskan, sejumlah tim telah disiapkan oleh dinas dalam penanganan pandemi virus corona (covid-19). Tim tersebut dibagi dalam tiga kelompok dan bekerja secara 3 shift selama 24 jam.

"Kendala yang dihadapi dilapangan yakni terbatasnya jumlah APD yang dimiliki termasuk di masing-masing Puskesmas," kata Heri.

Menyikapi itu pihaknya terus berkoordinasi dengan Perintah Provinsi Jawa Timur untuk mengajukan permohonan APD. Sementara ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Ngawi, Siswanto menjelaskan, telah melakukan sidak pada Satuan Gugus Tugas Covid-19.Berharap pemerintah memberikan tambahan insentif khusus bagi para tenaga medis yang terlibat langsung dalam penanganan pandemi covid-19.

Terkait dengan kekurangan APD yang dialami oleh gugus tugas, maka menyarankan Pemda untuk terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan Kementrian Kesehatan. (pul)








Berita Terkait

Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis

Berawal Dari Donasi Kini Layani APD Seluruh Negeri

Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat

Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Berita Terpopuler
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  2 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  3 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  3 jam

Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Covid-19  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber