Berita Terbaru :
Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
   

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Mataraman  Kamis, 26-03-2020 | 12:00 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Ratusan santri Pondok Pesantren Al Aqobah menggelar sholat ghoib untuk ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, di musholah pesantren. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Ratusan santri Pondok Pesantren Al-Aqobah, Jombang, menggelar doa bersama dan sholat ghoib atas meninggalnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo.

Aksi doa bersama ini sekaligus sebagai bentuk dukungan moral, atas musibah yang dialami Presiden dan bangsa Indonesia. Santri berdoa semoga Presiden diberi kekuatan dan musibah bangsa ditengah pandemi corona bisa segera teratasi.

Selain dikhususnya almarhuman Sujiatmi Notomiharjo juga untuk  dokter yang gugur saat penanganan pandemi virus corona. Dengan dipimpin pengasuh pesantren, santriwan dan santriwati mengikuti sholat dengan khusuk. 

Meskipun sholat dilakukan kalangan internal pesantren yang ada di Desa Kwaron Kecamatan Diwek Jombang, namun sesuai protokol kesehatan pencegahan virus corona. Setiap santri menjaga jarak satu meter. Usai sholat santri langsung melanjutkan mengikuti doa bersama.

Abdul Fawarid, santri asal Kalimantan Timur, mengatakan santri turut berbela sungkawa atas wafatnya ibunda presiden. "Kami mendoakan agar ibunda diberi tempat terbaik di sisi Allah, sekaligus presiden diberikan kekuatan dan ketabahan," jelas Abdul Fawarid.

Sementara, KH Junaidi Hidayat, pengasuh pesantren ini menjelaskan, wafatnya sang ibu presiden di tengah pandemi corona memang menjadi cobaan berat bagi Presiden. "Melalui doa ini, diharpkan bapak Kokowi diberikan ketabahan dan mendapatkan pahala setimpal atas perjuangannya. Sekaligus sang ibu mendapatkan tempat terbaik di sisi-nya," jelas KH Junaidi Hidayat.

Usai menggelar sholat dan doa, seluruh santri langsung kembali ke asrama masing-masing. Mereka kembali menjalani karantina dalam rangka pencegahan penularan virus yang sudah menyerang wilayah di sejumlah kota di di Indonesia. Santri dan pengasuh berharap musibah bangsa ini segera berakhir. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden

Ratusan Siswa Gelar Sholat Ghoib dan Doa Bersama Untuk Almarhum Gus Sholah

Turut Prihatin, Polda Jatim dan Kelompok Cipayung Plus Gelar Sholat Ghoib

Mahasiswa Gabungan Sholat Ghaib di Depan Polda Jatim
Berita Terpopuler
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  58 menit

6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Covid-19  2 jam

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  2 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber