Berita Terbaru :
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Mataraman  Kamis, 26-03-2020 | 12:00 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Ratusan santri Pondok Pesantren Al Aqobah menggelar sholat ghoib untuk ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, di musholah pesantren. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Ratusan santri Pondok Pesantren Al-Aqobah, Jombang, menggelar doa bersama dan sholat ghoib atas meninggalnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo.

Aksi doa bersama ini sekaligus sebagai bentuk dukungan moral, atas musibah yang dialami Presiden dan bangsa Indonesia. Santri berdoa semoga Presiden diberi kekuatan dan musibah bangsa ditengah pandemi corona bisa segera teratasi.

Selain dikhususnya almarhuman Sujiatmi Notomiharjo juga untuk  dokter yang gugur saat penanganan pandemi virus corona. Dengan dipimpin pengasuh pesantren, santriwan dan santriwati mengikuti sholat dengan khusuk. 

Meskipun sholat dilakukan kalangan internal pesantren yang ada di Desa Kwaron Kecamatan Diwek Jombang, namun sesuai protokol kesehatan pencegahan virus corona. Setiap santri menjaga jarak satu meter. Usai sholat santri langsung melanjutkan mengikuti doa bersama.

Abdul Fawarid, santri asal Kalimantan Timur, mengatakan santri turut berbela sungkawa atas wafatnya ibunda presiden. "Kami mendoakan agar ibunda diberi tempat terbaik di sisi Allah, sekaligus presiden diberikan kekuatan dan ketabahan," jelas Abdul Fawarid.

Sementara, KH Junaidi Hidayat, pengasuh pesantren ini menjelaskan, wafatnya sang ibu presiden di tengah pandemi corona memang menjadi cobaan berat bagi Presiden. "Melalui doa ini, diharpkan bapak Kokowi diberikan ketabahan dan mendapatkan pahala setimpal atas perjuangannya. Sekaligus sang ibu mendapatkan tempat terbaik di sisi-nya," jelas KH Junaidi Hidayat.

Usai menggelar sholat dan doa, seluruh santri langsung kembali ke asrama masing-masing. Mereka kembali menjalani karantina dalam rangka pencegahan penularan virus yang sudah menyerang wilayah di sejumlah kota di di Indonesia. Santri dan pengasuh berharap musibah bangsa ini segera berakhir. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden

Ratusan Siswa Gelar Sholat Ghoib dan Doa Bersama Untuk Almarhum Gus Sholah

Turut Prihatin, Polda Jatim dan Kelompok Cipayung Plus Gelar Sholat Ghoib

Mahasiswa Gabungan Sholat Ghaib di Depan Polda Jatim
Berita Terpopuler
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  4 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  3 jam

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Peristiwa  2 jam

Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber