Berita Terbaru :
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
   

Polisi Tulungagung Razia Tempat Nongkrong Antisipasi Penyebaran Covid-19
Mataraman  Kamis, 26-03-2020 | 10:32 wib
Reporter : Agus Bondan
Petugas mengimbau agar masyarakat yang nongkrong di warung-warung membubarkan diri, dan membungkus pesanan makanan untuk dibawa pulang. Foto Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menindaklanjuti maklumat Kapolri terkait pencegahan penyebaran covid 19, petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Tulungagung, merazia tempat-tempat nongkrong.

Puluhan petugas merazia sejumlah cafe dan warung Rabu (25/3) malam. Razia untuk mengantisipasi adanya warga yang nekat bergerombol di tempat-tempat tersebut, meski telah ada imbauan untuk tidak berkerumun dan mengurangi sebisa mungkin aktifitas di luar rumah. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan, terhadap penyebaran covid 19.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, mengatakan, setelah beberapa kali melakukan razia serupa, kesadaran masyarakat untuk mencegah penyebaran covid 19, dengan tidak berkerumun semakin meningkat. Terbukti dari sejumlah tempat yang dirazia, hanya ditemukan beberapa orang yang tengah makan ditempat.

"Saat ini tempat-tempat yang biasa menjadi lokasi kerumunan di Tulungagung telah ditutup. Cafe dan warung kopi diminta untuk tutup, sementara tempat makan diperbolehkan buka, namun diimbau untuk hanya melayani take away atau dibungkus dan dibawa pulang," kata AKBP Eva Guna Pandia.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanggulangan Covid 19 Tulungagung, jumlah orang dalam pemantuan, ODP, sampai dengan Rabu (25/3) sore, tercatat sebanyak 251 jiwa. Sedangkan pasien dalam perawatan, PDP sebanyak 20 orang, dan 14 diantaranya sembuh, 5 masih menjalani perawatan, serta 1 orang meninggal dunia. Namun dipastikan pasien tersebut meninggal dunia akibat penyakit lain, dan dinyatakan negatif covid 19. (pul)

Berita Terkait

Ada Warga Nongrong, Langsung Disemprot Desinfektan

Polisi Tulungagung Razia Tempat Nongkrong Antisipasi Penyebaran Covid-19
Berita Terpopuler
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  11 jam

Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Peristiwa  4 jam

IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Politik  8 jam

Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Kesehatan  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber