Berita Terbaru :
Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara
Polres Malang Lakukan Simulasi Antisipasi Pergerakan Massa Disaat Pandemi Covid 19
Curi Motor, Warga Dau Harus Mendekam di Sel Tahanan Polsek Wagir
Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
   

Penggali Kuburnya Takut, Plt Bupati Harus Pimpin Pemakaman Pasien Covid-19
Metropolis  Kamis, 26-03-2020 | 09:50 wib
Reporter : Usrox Indra
Foto Istimewa
Sidoarjo pojokpitu.com, Positif terjangkit virus corona, seorang warga Sedati Rabu (25/3) malam tak tertolong dan meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Waru-Sidoarjo. Jenazah korban langsung dimakamkan di Pemakaman Praloyo Lingkar Timur-Sidoarjo Kamis (26/3) dini hari tadi dengan dihadiri Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin.

Laki-laki berinisial TSA (57) warga Perumahan Sedati Permai-Sidoarjo meninggal dunia akibat positif terjangkit virus corona convid-19. Karena meninggal akibat penyakit menular dan membahayakan, sesuai permintaan pihak rumah sakit, jenasah TSA langsung dimakamkan dengan pengawasan ketat aparat kepolisian.

Kondisi itu diambil, setelah pihak keluarga dan gereja juga menyerahkan ke rumah sakit, kemudian diserahkan ke kepolisian setempat. Sesuai protokol kesehatan, maka peti jenasah tidak boleh dibuka kembali dan langsung dimakamkan maksimal 4 jam setelah dinyatakan dinyatakan meninggal dunia .

Sementara itu aku facebook, Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan sengaja ikut pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia, meskipun warga berKTP Surabaya. Awalnya pemakaman terkendala karena penggali kubur tidak mau ikut menurunkan dan memakamkan jenazah. Maka mau tidak mau, Nur Ahmad Syaifuddin harus mendatangi mereka dan memberi keterangan sangat membutuhkan bantuannya. Maka pemakaman bisa dilakukan dengan menjalankan SOP standar WHO.

"Saya sendiri ikut bersama-sama memakamkan jenazah tersebut, dan alhamdulillah mereka mengerti dan mau. Jadilah 5 orang yang ikut menurunkan jenazah tersebut termasuk saya," kata Nur Ahmad Syaifuddin

Nur Ahmad Syaifuddin juga mengingatkan warga Sidoarjo untuk patuh tetap #dirumahaja. Bagi tenaga kerja harian dan yang harus bekerja diluar, diminta agar lebih berhati-hati dan menaati imbauan. Pulang bekerja tidak langsung menyentuh keluarga, namun mandi terlebih dahulu. "Serta bagi pemilik usaha yang sepi atau tutup, saya berterima kasih atas keihkhlasannya. Semoga setelah ini terlewati, akan segera diganti oleh Allah dengan rejeki yang berlimpah," tutup Nur Ahmad Syaifuddin. (pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Penggali Kuburnya Takut, Plt Bupati Harus Pimpin Pemakaman Pasien Covid-19
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  7 jam

Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
Peristiwa  8 jam

Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Peristiwa  6 jam

Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber