Berita Terbaru :
Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
   

Warga Ngawi Secara Mandiri Buat Antiseptik Berbahan Daun Pandan
Teknologi  Kamis, 26-03-2020 | 04:22 wib
Reporter : Ito wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Sulitnya mencari hand sanitizer setelah virus corona mewabah, mendorong warga pinggiran lereng gunung lawu Kabupaten Ngawi, membuat antiseptik sendiri. Antiseptik berbahan daun sirih dan pandan yang banyak tumbuh di pemukiman warga.

Pembuatan antiseptik dilatarbelakangi kelangkaan alkohol di pasaran. Di tangan warga Desa, Kecamatan Sine dan sejumlah relawan dari TNI-Polri membuat antiseptik alami penganti alkohol berhasil dibuat menggunakan daun sirih dan pandan.

Antiseptik alami sudah banyak, kemudian dibagikan kepada warga yang selama ini kesulitan mencari hand sanitizer secara gratis. Hasilnya antisptik alami itu mampu membunuh kuman meski secara pelahan.

Menurut Juwarni, warga setempat, dua bahan baku, daun sirih dan pandan banyak tumbuh di pemukiman. Antiseptik ini juga tidak menggunakan bahan kimia seperti alkohol. Sebagai penggantinya menggunakan daun sirih yang memiliki kandungan alkohol secara alami, serta aroma daun pandan sebagai pewangi.

Sementara itu Komandan Koramil Sine Kabupaten Ngawi, Kapten Inf M Zaenal Arifin mengaku, bahan yang dibuat untuk antiseptik sangat mudah didapatkan. Antiseptik tersebut menurutnya sudah terbukti efektif dapat digunakan untuk menjaga kebersihan.

Tak sedikit warga yang datang membawa botol meminta antiseptik gratis tersebut. Mereka datang dari berbagai desa, termasuk warga dari Sragen dan Karanganyar, Jawa Tengah. "Sudah ribuan liter antikseptik alami dibuat pasca mewabahnya virus corona," kata Kapten Inf M Zaenal Arifin. (pul)

Berita Terkait

Warga Ngawi Secara Mandiri Buat Antiseptik Berbahan Daun Pandan
Berita Terpopuler
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  12 jam

Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Peristiwa  5 jam

IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Politik  9 jam

Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Kesehatan  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber