Berita Terbaru :
Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
   

Jaringan Narkoba Diringkus Satreskoba Polresta Malang Kota
Malang Raya  Kamis, 26-03-2020 | 00:10 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Malang pojokpitu.com, Jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan dari Lapas Madiun berhasil di bongkar Satreskoba Polresta Malang Kota.

Dua tersangka jaringan narkoba yakni SA (34) warga Kecamatan Klojen , dan FIP (28) warga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir, terpaksa harus berurusan dengan aparat Polresta Malang Kota.

Terbongkarnya jaringan narkoba bermula dari penangkapkan tersangka SA di jalan Simpang Borobudur Kota Malang. SA diamankan bersama barang bukti sabu-sabu seberat 58,41 gram serta dua buah handphone .

Hasil pengembangan, SA mengaku telah menjual barang harap tersebut kepada FIP. Dari SA inilah tersangka FIP berhasil diamankan bersama barang bukti satu paket sabu sebesar 0,30 gram. SA mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari napi di Lapas  Madiun , dan dijual seharga Rp 1,2 juta.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Leonardus Simarmata , menjelaskan , kedua tersangka memiliki peran yang berbeda. SA sebagai pengedar, sedangkan FIP sebagai pengguna. Sementara itu , satu tersangka lainnya , FDR ditangkap di tempat kos di wilayah  Bareng Kulon .

Akibat perbuatannya , tersangka SA sebagai pengedar dikenai pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara. Sedangkan FIP dan FDR dikenakan pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5-12 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Jaringan Narkoba Diringkus Satreskoba Polresta Malang Kota

Pengedar Pil Koplo Jaringan Lapas Lowokwaru Dibekuk Polsek Wagir

Warga Tirtoyudo Belanja Sabu Dengan Cara Ranjau Diringkus Polisi

Buruh Cengkeh Mencoba Konsumsi Sabu Buat Doping, Hasilnya Seperti Ini
Berita Terpopuler
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  56 menit

6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Covid-19  2 jam

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  2 jam

Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber