Berita Terbaru :
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
Machfud-Mujiaman Prioritaskan Pembangunan Pasar Jadi Nyaman, Aman, Sehat dan Murah
Innalillahi Wainnna Ilaihirrajiun, Mantan Bupati Kabupaten Gresik Dua Periode Meninggal Dunia
Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan di Dalam Kamar Mandi Pasar
Kelangkaan Elpiji 3 Kg Diduga Ada Permainan Oknum di Tingkat Bawah
Proyek Irigasi Sawah Diduga Salahi Spesifikasi
Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Warga Tolak Penggusuran Oleh Pihak Kebun PT.Glen Nevis
   

Warga Sumenep di Luar Kota Diimbau Tunda Pulang Kampung
Politik  Rabu, 25-03-2020 | 23:20 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Abuya Busyro Karim, Bupati Sumenep,
Sumenep pojokpitu.com, Dalam upaya siaga wabah cofid-19, Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak mengadakan kegiatan yang mendatangkan massa banyak.

Langkah itu upaya mengantisipasi penyebaran yang covid-19. Pemerintah  Kabupaten Sumenep, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan yang mendatangkan massa banyak seperti pengajian agama dan resepsi pernikahan, dan tidak pulang kampung. Sebab banyak sekali warga Sumenep yang merantau ke luar kota bahkan keluar negeri.

Menurut Abuya Busyro Karim, Bupati Sumenep, hingga saat ini pemerintah setempat bekerja sama dengan pihak terkait lainnya, untuk tetap siaga mengantisipasi akan kedatangan masyarakat Sumenep yang dadakan dan tidak diketahui perkiraanya. Bahkan pemerintah akan memperketat wilayah Terminal Sumenep dan area pelabuhan yang menuju kepulauan.

Dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep, bukan untuk menghalang-halangin kepulangan masyarakat yang saat ini diluar kota.melainkan sebagai bagian pecegahan wabah covid-19. Dalam kesempatan yang sama pula pihaknya menyampaikan bahwa tahun ini kementrian perhubungan telah mencabut program mudik gratis, dan tidak lain tujuannya pun sama agar masyarakat tetap berada ditempatnya masing-masing.

Pihaknya menambahkan, hingga saat ini kondisi wilayah Sumenep masih aman serta tidak ada yang positif wabah covid-19. Hanya saja 690 orang masih ODR( orang dalam resiko) dan 12 orang ODP( orang dalam pemantauan) serta PDP( pasien dalam pemantauan ) tidak ada. (pul)



Berita Terkait

Warga Sumenep di Luar Kota Diimbau Tunda Pulang Kampung
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  7 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  5 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  3 jam

Warga Tolak Penggusuran Oleh Pihak Kebun PT.Glen Nevis
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber