Berita Terbaru :
Empat Staf Terpapar Covid 19, Kantor Dispenduk Capil Ditutup Sementara
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
Machfud-Mujiaman Prioritaskan Pembangunan Pasar Jadi Nyaman, Aman, Sehat dan Murah
Innalillahi Wainnna Ilaihirrajiun, Mantan Bupati Kabupaten Gresik Dua Periode Meninggal Dunia
Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan di Dalam Kamar Mandi Pasar
Kelangkaan Elpiji 3 Kg Diduga Ada Permainan Oknum di Tingkat Bawah
Proyek Irigasi Sawah Diduga Salahi Spesifikasi
Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
   

Ritual Tawur Agung Kesange, Umat Hindu Doakan Wabah Corona Segera Berlalu
Rehat  Rabu, 25-03-2020 | 15:02 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menjelang Hari Raya Nyepi, belasan umat Hindu Tulungagung melaksanakan persembahyangan Tawur Agung Kesange di Pura Giri Amertha. Dalam sembahyang ini, umat Hindu menggelar doa khusus dan ritual buta kala atau mecaru, agar bangsa Indonesia terlepas dari wabah virus corona, covid-19.

Di Pura Giri Amertha, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, sehari jelang perayaan Hari Raya Nyepi, pada Selasa petang belasan umat dengan khusuk menggelar persembahyangan Tawur Agung Kesange. Lebih sepi dari biasanya, sembahyang menyambut tahun baru Saka 1942. Saka kali ini, hanya diikuti sekitar 15 umat Hindu, karena digelar di tengah-tengah wabah covid-19, yang melanda wilayah Indonesia.

"Tawur Agung Kesange merupakan sembahyang memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar alam semesta ini seimbang, sehingga kehidupan umat manusia di dunia menjadi bahagia," kata I Nengah Sutedja, Pendharma Wacana.

Usai melakukan Tawur Agung Kesange, umat Hindu akan melaksanakan catur brata penyepian, yaitu amati geni, amati kekaryan, amati lelungan, dan amati lelanguan .

Dalam sembahyang jelang perayaan Hari Nyepi ini, umat Hindu di Tulungagung, juga menyampaikan doa khusus, agar bangsa Indonesia secepat mungkin terlepas dari wabah covid-19, yang telah banyak merenggut korban jiwa.

Tidak hanya menggelar doa khusus yang dipimpin oleh Romo Sumiran, pemangku agama Hindu, umat juga menggelar Ritual Buta Kala atau mecaru, untuk mengusir wabah virus corana, yang jaman dulu disebut panggebluk.

Ritual didahului dengan membakar beberapa potong bambu dengan berbagai macam sesaji, kemudian dilanjutkan dengan mengarak tangkai pelepah daun kelapa yang dilukis menggambarkan Buta Kala, sambil diiringi bunyi-bunyian alat tradisional. Ritual diakhiri dengan membakar pelepah daun kelapa tersebut.

Usai melakukan persembahyangan, diteruskan makan bersama atau selamatan di Pendopo Pura Giri Amertha.(end/VD:YAN)

Berita Terkait

Ritual Tawur Agung Kesange, Umat Hindu Doakan Wabah Corona Segera Berlalu

Tak Takut Wabah Corona, Hongkong dan Taiwan Masih Jadi Negara Tujuan PMI
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  7 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  5 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  3 jam

Warga Tolak Penggusuran Oleh Pihak Kebun PT.Glen Nevis
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber