Berita Terbaru :
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
   

Ritual Tawur Agung Kesange, Umat Hindu Doakan Wabah Corona Segera Berlalu
Rehat  Rabu, 25-03-2020 | 15:02 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menjelang Hari Raya Nyepi, belasan umat Hindu Tulungagung melaksanakan persembahyangan Tawur Agung Kesange di Pura Giri Amertha. Dalam sembahyang ini, umat Hindu menggelar doa khusus dan ritual buta kala atau mecaru, agar bangsa Indonesia terlepas dari wabah virus corona, covid-19.

Di Pura Giri Amertha, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, sehari jelang perayaan Hari Raya Nyepi, pada Selasa petang belasan umat dengan khusuk menggelar persembahyangan Tawur Agung Kesange. Lebih sepi dari biasanya, sembahyang menyambut tahun baru Saka 1942. Saka kali ini, hanya diikuti sekitar 15 umat Hindu, karena digelar di tengah-tengah wabah covid-19, yang melanda wilayah Indonesia.

"Tawur Agung Kesange merupakan sembahyang memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar alam semesta ini seimbang, sehingga kehidupan umat manusia di dunia menjadi bahagia," kata I Nengah Sutedja, Pendharma Wacana.

Usai melakukan Tawur Agung Kesange, umat Hindu akan melaksanakan catur brata penyepian, yaitu amati geni, amati kekaryan, amati lelungan, dan amati lelanguan .

Dalam sembahyang jelang perayaan Hari Nyepi ini, umat Hindu di Tulungagung, juga menyampaikan doa khusus, agar bangsa Indonesia secepat mungkin terlepas dari wabah covid-19, yang telah banyak merenggut korban jiwa.

Tidak hanya menggelar doa khusus yang dipimpin oleh Romo Sumiran, pemangku agama Hindu, umat juga menggelar Ritual Buta Kala atau mecaru, untuk mengusir wabah virus corana, yang jaman dulu disebut panggebluk.

Ritual didahului dengan membakar beberapa potong bambu dengan berbagai macam sesaji, kemudian dilanjutkan dengan mengarak tangkai pelepah daun kelapa yang dilukis menggambarkan Buta Kala, sambil diiringi bunyi-bunyian alat tradisional. Ritual diakhiri dengan membakar pelepah daun kelapa tersebut.

Usai melakukan persembahyangan, diteruskan makan bersama atau selamatan di Pendopo Pura Giri Amertha.(end/VD:YAN)

Berita Terkait

Ritual Tawur Agung Kesange, Umat Hindu Doakan Wabah Corona Segera Berlalu

Tak Takut Wabah Corona, Hongkong dan Taiwan Masih Jadi Negara Tujuan PMI
Berita Terpopuler
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  11 jam

Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Peristiwa  4 jam

IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Politik  8 jam

Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Kesehatan  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber