Berita Terbaru :
Hutan Bukit Bentar Di Petak 21 Terbakar
Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Terjang Sejumlah Daerah Aliran Sungai
Remaja Tewas Setelah Seruduk Bokong Truk
Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah, Mantan Kades Ditahan
Krisis Stok Darah, PMI Berburu Kantong Darah ke Lingkup TNI
Pemkot Surabaya Gelar Seleksi Kompetensi Bidang CPNS
KPU Surabaya Pastikan Penetapan Paslon Dilakukan Secara Internal
Terdakwa Kasus Watu Dakon Divonis 10 Bulan
Empat Staf Terpapar Covid 19, Kantor Dispenduk Capil Ditutup Sementara
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
   

Nelayan Lamongan Mengeluh Harga Ikan Turun
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 25-03-2020 | 07:05 wib
Reporter : Ahmad Zainuri
Lamongan pojokpitu.com, Dampak dari penyebaran virus covid-19, membuat nelayan Lamongan, Jawa Timur, mulai mengeluh dengan turunya harga ikan. Bahkan tak hanya itu juga, sejumlah perusahaan yang menerima ikan milik nelayan juga tutup karena tak bisa kirim ikan keluar negeri.

Para nelayan di Pantura di Kecamatan Brodong Kabupaten Lamongan, mulai mengeluhkan dengan turunya harga ikan akibat dampak dari penyebaran covid-19. Meski harga ikan laut turun, namun sebagian nelayan tetap melaut untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Bahkan bagi nelayan yang tidak melaut  menunggu stabilnya harga ikan, karena tidak sebanding hasil pendapatan dengan biaya oprasional yang di keluarkanya.

Sejak adanya kabar penyebaran  covid -19, harga ikan di pasaran mulai dikit-sedikit menurun hingga sekarang. Ikan yang turun yaitu, rajungan, sebelumya Rp 65.000 perkilo kini menjadi Rp 45.000 perkilo, lobster yang awalnya menjadi Rp 300.000 sekarang menjadi Rp 100.000, sedangkan cumi-cumi sebelumnya Rp 35.000 perkilo, sekarang menjadi Rp 15.000 perkilo. Harga ikan tersebut juga di ikuti jenis ikan lainya yang kini turun rata sekitar 50 persen dari harga sebelumnya.,

Khusnul Mubin, nelelayan Lamongan, menerangkan, semenjak adanya himbauan serta mengantisipasi penyebaran covid-19, para nelayan mengaku, banyak warga yang mengurangi aktifitasnya untuk keluar rumah. "Sehingga para pelanggan dan pembeli engan untuk membeli ikan hasil tangkapanya," jelasnya.

Sedangkan menurut Zamharil, Ketua Himpunan Nelayan Tradisional Indonesia(HNTI), dampak dari covid-19 ini sangat besar bagi nelayan di pantura terutama di wilayah Lamongan. Semua akses untuk pengiriman ikan keluar negeri di tutup.

"Bahkan sejumlah perusahaan yang menerima ikan hasil tangkapan milik nelayah juga sementara tutup, padahal hasil tangkapan ikan sangat melimpah," ujar Zamhari.

Para nelayan mengharapkan ada solusi dari pemerintah sehingga para nelayan terutama nelayan di Lamongan, bisa melakukan aktifitas seperti biasa dan segera harga ikan laut bisa stabil dan tidak turun lagi. (yos)

Berita Terkait

Nelayan Lamongan Mengeluh Harga Ikan Turun

Musim Penghujan, Harga Ikan Kering Meroket

Gelombang Tinggi, Harga Ikan Laut Merangkak Naik

Musim Tanam, Harga Ikan Tambak di Lamongan Anjlok
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  8 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  7 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  5 jam

Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber