Berita Terbaru :
3 Warga Ponorogo Positif Virus Corona Merupakan Cluster Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
   

Nelayan Lamongan Mengeluh Harga Ikan Turun
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 25-03-2020 | 07:05 wib
Reporter : Ahmad Zainuri
Lamongan pojokpitu.com, Dampak dari penyebaran virus covid-19, membuat nelayan Lamongan, Jawa Timur, mulai mengeluh dengan turunya harga ikan. Bahkan tak hanya itu juga, sejumlah perusahaan yang menerima ikan milik nelayan juga tutup karena tak bisa kirim ikan keluar negeri.

Para nelayan di Pantura di Kecamatan Brodong Kabupaten Lamongan, mulai mengeluhkan dengan turunya harga ikan akibat dampak dari penyebaran covid-19. Meski harga ikan laut turun, namun sebagian nelayan tetap melaut untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Bahkan bagi nelayan yang tidak melaut  menunggu stabilnya harga ikan, karena tidak sebanding hasil pendapatan dengan biaya oprasional yang di keluarkanya.

Sejak adanya kabar penyebaran  covid -19, harga ikan di pasaran mulai dikit-sedikit menurun hingga sekarang. Ikan yang turun yaitu, rajungan, sebelumya Rp 65.000 perkilo kini menjadi Rp 45.000 perkilo, lobster yang awalnya menjadi Rp 300.000 sekarang menjadi Rp 100.000, sedangkan cumi-cumi sebelumnya Rp 35.000 perkilo, sekarang menjadi Rp 15.000 perkilo. Harga ikan tersebut juga di ikuti jenis ikan lainya yang kini turun rata sekitar 50 persen dari harga sebelumnya.,

Khusnul Mubin, nelelayan Lamongan, menerangkan, semenjak adanya himbauan serta mengantisipasi penyebaran covid-19, para nelayan mengaku, banyak warga yang mengurangi aktifitasnya untuk keluar rumah. "Sehingga para pelanggan dan pembeli engan untuk membeli ikan hasil tangkapanya," jelasnya.

Sedangkan menurut Zamharil, Ketua Himpunan Nelayan Tradisional Indonesia(HNTI), dampak dari covid-19 ini sangat besar bagi nelayan di pantura terutama di wilayah Lamongan. Semua akses untuk pengiriman ikan keluar negeri di tutup.

"Bahkan sejumlah perusahaan yang menerima ikan hasil tangkapan milik nelayah juga sementara tutup, padahal hasil tangkapan ikan sangat melimpah," ujar Zamhari.

Para nelayan mengharapkan ada solusi dari pemerintah sehingga para nelayan terutama nelayan di Lamongan, bisa melakukan aktifitas seperti biasa dan segera harga ikan laut bisa stabil dan tidak turun lagi. (yos)

Berita Terkait

Nelayan Lamongan Mengeluh Harga Ikan Turun

Musim Penghujan, Harga Ikan Kering Meroket

Gelombang Tinggi, Harga Ikan Laut Merangkak Naik

Musim Tanam, Harga Ikan Tambak di Lamongan Anjlok
Berita Terpopuler
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  1 jam

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  3 jam

6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Covid-19  3 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  2 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber