Berita Terbaru :
Jumlah Pasien Sembuh 2 Orang, Namun Positif Bertambah 2 Orang
Tradisi Mandi di Laut Saat Lebaran Ketupat
Kabupaten Gresik Siap Menghadapi New Normal Dengan Penguatan Aturan
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
   

Harga Gula Melonjak Ditengah Wabah Covid 19 Serta Jelang Ramadhan
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 25-03-2020 | 01:43 wib
Reporter : Rizqi Setaiwan
Bondowoso pojokpitu.com, Ditengah mewabahnya virus corona, harga gula dipasaran kabupaten bondowoso terus menalami kenaikan hingga Rp 18.000 perkilo. Pemerintah kabupaten bersama bulog telah berupaya mendatangkan gula dari luar kabupaten, mengantisipasi kelangkaan dan harga mahal jelang bulan ramadhan.

Maraknya virus covid-19 yang persebarannya sangat cepat membuat sejumlah pasar sepi dari pembeli. Bersamaan dengan ini harga komoditi gula pasir mengalami kenaikan cukup signifikan.

Di Pasar Induk Kecamatan Kota Bondowoso, yang biasanya hanya Rp 12.000 perkilogram, saat ini mencapai harga Rp 18.000 perkilogramnya. Adanya kenaikan harga gula membuat masyarakat mengeluh, karena komoditi ini adalah bahan utama yang sering digunakan oleh masyarakat.

Menurut Mohamad Rudy Prasetya, Kepala Sub Divre Bulog Bondowoso, pihaknya, megakui peredaran gula saat ini sudah langka. "Bulog sempat berkoordinasi dengan Pg Prajekan, namun pihak Pg tidak bisa mengeluarkan gula," jelasnya.

Sebagai solusi, bulog dalam waktu satu sampai dua minggu kedepan akan mendapatkan stok gula dari provinsi Lampung. Hal tersebut sebagai antisipasi persiapan ramadan dan lebaran. "Pihak bulog menghimbau masyarakat jangan sampai panic buying terhadap tingginya harga gula ini," imbuh Moh Rudy Prasetya.

Selain gula, Bulog Bondowoso telah mempersipakan berbagai komoditi persiapan ramadhan dan lebaran. Untuk beras di gudang kembang tersedia 4000 ton, gudang arjasa dan Klatakan Kabupaten Situbondo terdapat total 7.000 ton, sehingga total ada 11 ribu ton tersedia di Bulog Bondowoso. (yos)

Berita Terkait

Stok Gula di Jatim Dipastikan Aman

Harga Gula di Lumajang Melambung

Harga Gula Melonjak Ditengah Wabah Covid 19 Serta Jelang Ramadhan

Simpan Gula Dalam Jumlah Banyak, Petani Tebu Justru Cemas
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  23 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  11 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  24 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  13 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber