Berita Terbaru :
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Sebanyak 4 Juta Butir Okerbaya Berhasil Diamakan Satreskoba Polres Jember
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 24-03-2020 | 04:05 wib
Reporter : Syadid Fahmi
Jember pojokpitu.com, Jajaran Kepolisian Satreskoba Polres Jember, berhasil membekuk 2 bandar obat keras berbahaya, dari tangan kedua tersangka petugas menyita ribuan kaleng berisi 4,8 juta lebih butir okerbaya berbagai jenis, yang diduga akan diperjual belikan kesejumlah pengedar di wilayah hukum Polres Jember.

Sekitar 109 karton yang berisikan kaleng obat keras berbahaya berhasil diamankan jajaran kepolisian Satreskoba Polres Jember. Ribuan kaleng berisi 4 juta lebih butir obat keras berbahaya berbagai jenis ini, merupakan barang bukti sitaan dari dua tersangka bandar okerbaya yang ditangkap sebelumnya.

Dua tersangka tersebut berinisial S warga Dusun Gambiran Desa Mumbulsari, dan SM warga Perumahan Taman Gading Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates Jember.

Terungkapnya kasus ini bermula dari informasi masyarakat jika di jalanan depan kebun buah naga, Perumahan Taman Gading, Kecamatan Kaliwastes sering dilakukan transaksi dan peredaran okerbaya.

AKBP Aris Supriyono, Kapolres Jember, menerangkan, dari informasi tersebut, petugas melakukan pemantauan dan penyelidikan hingga akhirnya membekuk tersangka berinisial S. "Karena kedapatan menjual dan mengedarkan obat keras berbahaya jenis trihexyphenidil. Saat diintrogasi S mengaku mendapatkan barang tersebut dari tersangka SM," jelas AKBP Aris Supriyono.

Selanjutnya petugas  menangkap tersangka SM dan melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang berada di Perum Taman Gading Blok R-16. "Dari hasil penggeledahan petugas menemukan 3 juta lebih butir trihexyphenidil, 1,5 juta butir  dextro dan 160 ribu butir obat novason," imbuhnya.

Disinyalir kedua tersangka merupakan bandar yang kerap memasok okerbaya ke sejumlah pengedar di wilayah hukum Polres Jember.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 196 sub pasal 197 undang undang nomer 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan hukuman maksimal 15 tahun.  (yos)

Berita Terkait

Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto

Enam Pengedar Narkoba Lumajang Ditangkap Polisi

Bisnis Narkoba Ditengah Pandemi Corona

Polres Malang dan Polsek Sumberpucung Amankan Tiga Pengedar Sabu Jaringan Lapas Madiun Dan Pamekasan
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  8 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  6 jam

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  7 jam

Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Olah Raga  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber