Berita Terbaru :
Pemkot Surabaya Gelar Seleksi Kompetensi Bidang CPNS
KPU Surabaya Pastikan Penetapan Paslon Dilakukan Secara Internal
Terdakwa Kasus Watu Dakon Divonis 10 Bulan
Empat Staf Terpapar Covid 19, Kantor Dispenduk Capil Ditutup Sementara
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
Machfud-Mujiaman Prioritaskan Pembangunan Pasar Jadi Nyaman, Aman, Sehat dan Murah
Innalillahi Wainnna Ilaihirrajiun, Mantan Bupati Kabupaten Gresik Dua Periode Meninggal Dunia
Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan di Dalam Kamar Mandi Pasar
   

Gegara Virus Corona, Setengah Klub Liga Prancis Terancam Bangkrut
Sepak Bola  Senin, 23-03-2020 | 10:11 wib
Reporter :
Setengah klub sepak bola profesional Prancis terancam bangkrut karena wabah virus corona yang telah menghentikan semua kompetisi. Foto: Ligue 1
pojokpitu.com, Penghentian kompetisi akibat wabah virus corona sangat merugikan klub-klub sepak bola di Prancis. Bahkan, setengah klub profesional di negara tersebut diprediksi akan mengalami kebangkrutan. Prediksi tersebut disampaikan Bernard Caiazzo, perwakilan para pemilik klub peserta liga papan atas Prancis, kepada France Bleu Loire, Minggu (22/3). Dia mendesak pemerintah segera bertindak untuk menyelamatkan sepak bola Prancis.

"Tanpa bantuan pemerintah, dalam enam bulan setengah klub profesional akan menyatakan bangkrut," ujar anggota dewan direksi klub Ligue 1, St Etienne tersebut.

Sepereti diketahui, seluruh kompetisi sepakbola profesional Prancis dihentikan gegara virus corona pada 13 Maret lalu. Kompetisi tingkat Eropa pun telah dihentikan karena alasan yang sama.

Caizazzo memperkirakan kompetisi baru bisa dilanjutkan paling cepat pertengahan Juni mendatang. Sementara, tanpa kompetisi, klub tidak punya sumber pemasukan.

"Lima liga terbesar Eropa telah mengalami kerugian 4 miliar euro, sementara di Prancis sekitar 500 sampai 600 juta," tutup dia. (AFP/dil/jpnn/pul)

Berita Terkait

Gegara Virus Corona, Setengah Klub Liga Prancis Terancam Bangkrut

Satu Gol Mario Balotelli Turut Antar Nice Ke Puncak Ligue 1

Bungkam Toulouse, Marseille Geser PSG

Tahan Monaco, Lion Tetap Di Puncak
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  7 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  6 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  4 jam

Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber