Berita Terbaru :
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
   

Benarkah Golongan Darah A Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona?
Life Style  Sabtu, 21-03-2020 | 21:11 wib
Reporter :
Foto dok pojokpitu.com
Jakarta pojokpitu.com, Dengan masih merebaknya wabah COVID-19 akibat virus corona jenis baru, SARS-CoV-2, berbagai penelitian pun dilakukan. Salah satu temuan baru menyebutkan bahwa golongan darah A rentan terkena virus corona tersebut ketimbang golongan darah O.

Bagaimana Hasil Penelitiannya?

Mengutip South China Morning Post, peneliti di Tiongkok mengambil sampel 2.000 pasien virus SARS-CoV-2 di Wuhan dan Shenzhen. Dari situ, ditemukan bahwa pasien dengan golongan darah A memiliki tingkat infeksi dan gejala yang lebih parah.

Berbekal dari temuan tersebut, salah satu peneliti, Wang Xinghuan dari Pusat Pengobatan Berbasis Bukti dan Terjemahan RS Zhongnan, Universitas Wuhan, menyarankan, tenaga medis harus memperhatikan atau memberikan  pengawasan yang lebih ketat terhadap pasien yang punya golongan darah A.

Dari 206 pasien yang meninggal, 85 orang di antaranya bergolongan darah A. Jumlah tersebut 63 persen lebih banyak ketimbang golongan darah O yang "hanya" berjumlah 52 orang.

Sayangnya, tidak diketahui secara pasti mengapa golongan darah A dianggap lebih berisiko untuk terinfeksi coronavirus strain baru tersebut dan berpotensi memiliki gejala yang lebih parah, sementara golongan darah O tidak. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar membuktikannya.

Mengapa Golongan Darah A Lebih Rentan?

Dilansir dari Independent UK, ada yang bilang, itu karena antibodi alami dalam darah. Peter J. D Adamo, seorang ahli naturopati mengatakan orang dengan golongan darah A memang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih sensitif ketimbang golongan darah lainnya.

Dilihat dari anjuran pola makan saja, orang dengan golongan darah A disarankan untuk mengurangi asupan daging dan memperbanyak asupan sayur, buah, dan makanan organik segar. Kalau tidak, ada kecenderungan lebih gampang sakit.
Meski golongan darah A dikatakan lebih rentan terkena virus corona, tapi bukan berarti pemilik golongan darah lain jadi lebih santai. Waspada tapi jangan panik, jangan percaya informasi yang tak jelas kebenarannya, dan lakukan langkah-langkah pencegahan untuk menekan angka penularan.(klikdokter)


Berita Terkait

PMI Surabaya Masih Kekurangan Stok Darah

Stok Darah Menipis Akibat Covid-19, Polisi dan ASN Kompak Donorkan Darah

Stok Darah Minim di PMI, Bawaslu Adakan Donor Darah

Polres Malang Pasok Darah Untuk Kebutuhan PMI
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  5 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  7 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  3 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  18 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber