Berita Terbaru :
Jumlah Pasien Sembuh 2 Orang, Namun Positif Bertambah 2 Orang
Tradisi Mandi di Laut Saat Lebaran Ketupat
Kabupaten Gresik Siap Menghadapi New Normal Dengan Penguatan Aturan
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
   

Benarkah Golongan Darah A Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona?
Life Style  Sabtu, 21-03-2020 | 21:11 wib
Reporter :
Foto dok pojokpitu.com
Jakarta pojokpitu.com, Dengan masih merebaknya wabah COVID-19 akibat virus corona jenis baru, SARS-CoV-2, berbagai penelitian pun dilakukan. Salah satu temuan baru menyebutkan bahwa golongan darah A rentan terkena virus corona tersebut ketimbang golongan darah O.

Bagaimana Hasil Penelitiannya?

Mengutip South China Morning Post, peneliti di Tiongkok mengambil sampel 2.000 pasien virus SARS-CoV-2 di Wuhan dan Shenzhen. Dari situ, ditemukan bahwa pasien dengan golongan darah A memiliki tingkat infeksi dan gejala yang lebih parah.

Berbekal dari temuan tersebut, salah satu peneliti, Wang Xinghuan dari Pusat Pengobatan Berbasis Bukti dan Terjemahan RS Zhongnan, Universitas Wuhan, menyarankan, tenaga medis harus memperhatikan atau memberikan  pengawasan yang lebih ketat terhadap pasien yang punya golongan darah A.

Dari 206 pasien yang meninggal, 85 orang di antaranya bergolongan darah A. Jumlah tersebut 63 persen lebih banyak ketimbang golongan darah O yang "hanya" berjumlah 52 orang.

Sayangnya, tidak diketahui secara pasti mengapa golongan darah A dianggap lebih berisiko untuk terinfeksi coronavirus strain baru tersebut dan berpotensi memiliki gejala yang lebih parah, sementara golongan darah O tidak. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar membuktikannya.

Mengapa Golongan Darah A Lebih Rentan?

Dilansir dari Independent UK, ada yang bilang, itu karena antibodi alami dalam darah. Peter J. D Adamo, seorang ahli naturopati mengatakan orang dengan golongan darah A memang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih sensitif ketimbang golongan darah lainnya.

Dilihat dari anjuran pola makan saja, orang dengan golongan darah A disarankan untuk mengurangi asupan daging dan memperbanyak asupan sayur, buah, dan makanan organik segar. Kalau tidak, ada kecenderungan lebih gampang sakit.
Meski golongan darah A dikatakan lebih rentan terkena virus corona, tapi bukan berarti pemilik golongan darah lain jadi lebih santai. Waspada tapi jangan panik, jangan percaya informasi yang tak jelas kebenarannya, dan lakukan langkah-langkah pencegahan untuk menekan angka penularan.(klikdokter)


Berita Terkait

PMI Surabaya Masih Kekurangan Stok Darah

Stok Darah Menipis Akibat Covid-19, Polisi dan ASN Kompak Donorkan Darah

Stok Darah Minim di PMI, Bawaslu Adakan Donor Darah

Polres Malang Pasok Darah Untuk Kebutuhan PMI
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  22 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  10 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  23 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber