Berita Terbaru :
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Komisi IX DPR RI Targetkan Pembahasan RUU SKN Selasai Tahun Ini
   

Vokalis Band Hello Penuhi Panggilan Polda Jatim
Metropolis  Kamis, 19-03-2020 | 10:08 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Vokalis Band Hello, Widi Nugroho, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim. Widi menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus investasi ilegal memiles yang beromzet mencapai Rp 750 miliar.

Setelah sempat mangkir, vokalis Band Hello, Widi Nugroho, Rabu (18/3) memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim. Widi datang bersama pengacaranya hadir untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
 
Sebelum diperiksa, widi sempat memberikan keterangan bahwa dirinya menjadi member memiles, sejak tahun 2019 lalu dan telah menyetor uang Rp 350 juta. Namun, hingga kini Widi belum menerima reward atau bonus dari PT Kam And Kam.

"Saya tertarik berinvestasi memiles karena ajakan rekan, dan percaya dengan reward yang diberikan kepada member. Namun, hingga kini, reward yang diharapkan tak kunjung diterima," kata Widi.

Dengan kondisi ini, Widi mengaku menjadi korban karena iming-iming reward yang ternyata tak pernah diterimanya. Selain menjadi member, Widi juga sempat dikontrak PT Kam And Kam, sebagai pengisi acara untuk menjadi endorse invetasi memiles.

Seperti diketahui, pada awal tahun 2020, Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar kasus investasi ilegal memiles beromset Rp 750 miliar. Dalam kasus ini, polisi menetapkan lima tersangka. Bahkan, delapan artis juga diperiksa sebagai saksi karena diduga terlibat dalam kasus investasi ilegal tersebut. Para artis ini dikontrak sebagai endorse untuk mempromosikan investasi ilegal memiles. (PUL)

Berita Terkait

Sempat Disegel, Aset Jalan Musi Kembali Dibuka

Vokalis Band Hello Penuhi Panggilan Polda Jatim

Member Pro Memiles, Gelar Unjuk Rasa di Kejati Jawa Timur

Polda Jatim Sita Barang Bukti Baru Asset Memiles
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  11 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  10 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  9 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  3 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber