Berita Terbaru :
Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di Surabaya
Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
6 Orang di Tulungagung Positif Covid
Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona
Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Kompetisi Bola Basket Indonesia Akan Berjalan Pasca Wabah Covid 19
Bantuan Alat Kesehatan Untuk Petugas Medis Terus Berdatangan
Komunitas Kebaya Indonesia Peduli Covid 19 Sebarkan Masker
IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Pabrik Laundry Sarang Walet Terapkan Physical Distancing
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
   

Hebat, Pria Lumpuh Ciptakan Kreasi Layak Jual
Sosok  Senin, 16-03-2020 | 05:25 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Keterbatasan fisik tidak membuat seseorang untuk berhenti berkarya dan mengandalkan belas kasihan orang lain dengan meminta-minta di jalanan. Seperti sosok warga di Kabupaten Malang ini misalnya.

Turiyan (57) warga Dusun Lipur, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit Kebupaten Malang, perajin anyaman bambu dengan kondisi keterbatasan fisik. Turiyan tidak gampang menyerah dengan mengandalkan belas kasihan orang lain.

Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, Turiyan menggunakan mobil-mobilan dari kayu buatannya sendiri. Sebagai pengganti kursi roda yang tidak mampu dibelinya. Kedua kakinya lumpuh sementara kedua tangannya tidak sepenuhnya berfungsi normal. Kondisi itu tidak menyurutkan Turiyan untuk terus berkarya demi memenuhi kebutuhan ekonominya.

Pria yang hidup sendiri di rumahnya itu menghabiskan waktunya sebagai perajin anyaman bambu. Dengan segala keterbatasan serta menggunakan alat seadanya, berbagai jenis peralatan dapur dari anyaman bambu dihasilkan. Untuk bisa menyelesaikan satu hasil karya, Turiyan mampu mengerjakan selama satu hari. Satu jenis barang dijual secara bervariatif mulai dari harga Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu tergantung pada ukuran barang.

Kondisi cacat fisik dialami Turiyan sejak masih duduk di kelas 2 SD. Saat itu Turiyan main di sungai dan terjatuh, sehingga menyebabkan kedua kakinya terjepit diantara bebatuan sungai. "Sejak saat itu, mengalami nyeri pada kedua kaki hingga kemudian sekitar 5 tahun kemudian kedua kaki dinyatakan lumpuh," kata Turiyan.

Turiyan satu dari banyak orang yang terus berkarya meskipun dengan keterbatasan fisik. Dibutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak agar hasil karya Turiyan dihargai secara layak.

Berita Terkait

Hebat, Pria Lumpuh Ciptakan Kreasi Layak Jual

Buruh Tani Tak Mampu Rawat Kedua Anaknya yang Lumpuh
Berita Terpopuler
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  11 jam

Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai
Peristiwa  4 jam

IDI Surabaya Siapkan Relawan Tangani Pasien Covid 19
Politik  8 jam

Dokter Ini Bilang Jenasah Jenazah Positif Covid-19 Tidak Menular
Kesehatan  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber