Berita Terbaru :
Operasi Zebra Digelar Serentak Dengan Pembagian Bunga dan Coklat
78 Kg Sabu-Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Koplo dan Happy Five Dimusnahkan
Usai Apel Pagi PNS Dilingkungan Pemkab Gresik Rebutan Buah-Buahan
64.849 Peserta BPJS Kesehatan Akan Dinonaktifkan
Pemilik Tambang Tewas Tertimbun Longsoran
69 Kelurahan Di Surabaya Nol Kasus Covid 19
Perempuan MKGR Target 10 Ribu Untuk Kemenangan Mahfud Arifin
Belajar 12 Tahun Menjadi Prioritas Utama Paslon Er-Ji
Haul KH Abdul Hamid, Dilakukan Virtual dan Membatasi Jamaah Hadir
FK3 Resmi Cabut Dukung Kelana Beralih Dukung Paslon Nomor Urut 1
Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit, Digali Secara Liar Oleh Oknum dan Kini Dikubur Kembali
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
   

Hebat, Pria Lumpuh Ciptakan Kreasi Layak Jual
Sosok  Senin, 16-03-2020 | 05:25 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Keterbatasan fisik tidak membuat seseorang untuk berhenti berkarya dan mengandalkan belas kasihan orang lain dengan meminta-minta di jalanan. Seperti sosok warga di Kabupaten Malang ini misalnya.

Turiyan (57) warga Dusun Lipur, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit Kebupaten Malang, perajin anyaman bambu dengan kondisi keterbatasan fisik. Turiyan tidak gampang menyerah dengan mengandalkan belas kasihan orang lain.

Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, Turiyan menggunakan mobil-mobilan dari kayu buatannya sendiri. Sebagai pengganti kursi roda yang tidak mampu dibelinya. Kedua kakinya lumpuh sementara kedua tangannya tidak sepenuhnya berfungsi normal. Kondisi itu tidak menyurutkan Turiyan untuk terus berkarya demi memenuhi kebutuhan ekonominya.

Pria yang hidup sendiri di rumahnya itu menghabiskan waktunya sebagai perajin anyaman bambu. Dengan segala keterbatasan serta menggunakan alat seadanya, berbagai jenis peralatan dapur dari anyaman bambu dihasilkan. Untuk bisa menyelesaikan satu hasil karya, Turiyan mampu mengerjakan selama satu hari. Satu jenis barang dijual secara bervariatif mulai dari harga Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu tergantung pada ukuran barang.

Kondisi cacat fisik dialami Turiyan sejak masih duduk di kelas 2 SD. Saat itu Turiyan main di sungai dan terjatuh, sehingga menyebabkan kedua kakinya terjepit diantara bebatuan sungai. "Sejak saat itu, mengalami nyeri pada kedua kaki hingga kemudian sekitar 5 tahun kemudian kedua kaki dinyatakan lumpuh," kata Turiyan.

Turiyan satu dari banyak orang yang terus berkarya meskipun dengan keterbatasan fisik. Dibutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak agar hasil karya Turiyan dihargai secara layak.

Berita Terkait

Hebat, Pria Lumpuh Ciptakan Kreasi Layak Jual

Buruh Tani Tak Mampu Rawat Kedua Anaknya yang Lumpuh
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  13 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  9 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  7 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber