Berita Terbaru :
Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara
Polres Malang Lakukan Simulasi Antisipasi Pergerakan Massa Disaat Pandemi Covid 19
Curi Motor, Warga Dau Harus Mendekam di Sel Tahanan Polsek Wagir
Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
   

Batik Ciprat Karya Kaum Disabilitas
Life Style  Jum'at, 13-03-2020 | 07:30 wib
Reporter : Mohammad Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Yayasan Kinasih di Desa Siraman Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, mampu mengangkat derajat hidup kaum disabilitas dari berbagai usia . Melalui kreatifitas membatik, 50 kaum difabel dapat menghasilkan buah karia yang memiliki nilai ekonomis.

Bertempat di tegalan yang teduh terletak di samping rumah Yayasan Kinasih Desa Siraman Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar ini, puluhan orang penyandang disabilitas memproduksi batik ciprat.  Seperti metodenya yang diciprat-cipratkan,  mereka tampak nyaman menikmati hidup meski dalam kondisi fisik yang serba terbatas.

Dengan kegiatan kewirausahaan inklusif ini, yayasan kinasih mampu mengangkat derajat hidup mereka yang mengalami tuna grahita, tuna wicara, tuna daksa yang berasal dari  berbagai usia.

Meskipun memiliki kekurangan pada dirinya, mereka dalam sehari dapat memproduksi 10 sampai 15 lembar batik ciprat jika dipasarkan dalam bentuk kain seharga Rp 170 sampai Rp 200 ribu per lembar.

Batik ciprat ini merupakan hasil karya oleh tangan para penyandang disabilitas, meski tidak lepas dari pendampingan , mereka yang berjumlah 54 orang itu terlibat mulai proses awal hingga finishing pembuatan batik ciprat.

Esty Ning Rahayu , salah satu disabilitas di yayasan kinasih mengatakan , dirinya baru enam bulan bergabung di yayasan kinasih untuk membuat batik ciprat. Meskipun ia mengalami cacat pada kedua tanganya tak mengurangi tekatnya untuk membuat bati bersama temanya.

Edy Cahyono , pendiri yayasan kinasih  mengatakan total keseluruhan kaum difabel atau disabilitas yang membuat batik ciprat ada 54 orang, dengan 25 di antaranya warga setempat.

Saat ini batik ciprat karya kaum di sabilitas yayasan kinasih ini masih terjual di wilayah Blitar dan seluruh Jawa Timur. (yos)

Berita Terkait

Batik Ciprat Karya Kaum Disabilitas
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  5 jam

Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
Peristiwa  6 jam

Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Peristiwa  4 jam

Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber