Berita Terbaru :
Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Long Weekend, KWJ Mulai Dipadati Wisatawan
Kisah Nenek 105 Tahun Sembuh Covid-19
   

Warga Pasuruan Ditangkap Polda, Terbukti Menculik Anak WNA Malaysia
Metropolis  Kamis, 12-03-2020 | 09:10 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Pasutri ini ditangkap, setelah orang tua kandung sang anak di Selangor Malaysia melapor ke polisi Diraja Malaysia. Sebab sang anak Balita dibawa kabur ke Indonesia sejak bulan Desember 2019 lalu. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Kepolisian Daerah Jawa Timur, menangkap Pasutri asal Lekok Pasuruan yang diduga pelaku penculikan seorang anak warga negara Malaysia.

Penangkapan Solikin dan Anita, pasangan suami istri warga Kecamatan Lekok Pasuruan pada Rabu (11/3) sore. Pasutri ini diduga membawa kabur anak 3 tahun, WNA Malaysia, berinisial NW.

Penangkapan merupakan tindak lanjut laporan orang tua korban, warga Selangor Malaysia berinisial R dan S, kepada  kepolisian Diraja Malaysia. Laporan itu dilanjutkan dengan meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Polri, untuk menangkap pelaku penculikan di Indonesia.

Menurut Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim, dari hasil penyidikan, Pasutri merupakan TKI yang bekerja sebagai IRT sekaligus tetangga korban. Pelaku turut mengasuh balita NW sejak lahir. Namun oleh Pasutri ini, balita NW justru dibawa kabur ke Indonesia tanpa sepengetahuan orang tua korban melalui program pemutihan atau adopsi pada bulan Desember 2019 lalu.

"Pasutri yang belum dikaruniai anak selama 7 tahun ini, membawa kabur balita NW ke Indonesia sebagai sugesti pancingan memperoleh keturunan," kata Irjen Pol Luki Hermawan.

Pelaku sempat dihubungi oleh orang tua korban pada Desember 2019 lalu, agar segera mengembalikan anaknya. Namun pelaku justru memutus hubungan dengan orang tua korban dengan memblokir nomor telpon hingga kini.

"Sebelumnya pelaku mengaku telah meminta izin orang tua kandung korban untuk dibawa selama sepekan, namun tidak dikembalikan sejak Desember," tambah Irjen Pol Luki Hermawan.

Pelaku mengaku jika telah memblokir nomor telepon orang tua korban, karena selalu medapat makian melalui telepon.  Setelah dilakukan penangkapan, Polda Jatim akan menunggu orang tua kandung korban bersama polisi Diraja Malaysia untuk menjemput korban NW.

Sambil menunggu orang tuanya, korban NW dirawat sementara ke tempat penitipan anak. Untuk proses hukum, kedua pelaku akan diserahkan ke polisi Diraja Malaysia karena lokasi kejadian berada di Malaysia. (pul)

Berita Terkait

Warga Pasuruan Ditangkap Polda, Terbukti Menculik Anak WNA Malaysia

Sandiwara Penculikan, Korban Disuruh Bohong Oleh Pelaku

Polres Amankan Guru SD Diduga Pelaku Penculikan Anak

Bayi Usia 4 Bulan Nyaris Jadi Korban Penculikan
Berita Terpopuler
Kisah Nenek 105 Tahun Sembuh Covid-19
Covid-19  2 jam

Long Weekend, KWJ Mulai Dipadati Wisatawan
Malang Raya  43 menit



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber