Berita Terbaru :
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
   

Warga Pasuruan Ditangkap Polda, Terbukti Menculik Anak WNA Malaysia
Metropolis  Kamis, 12-03-2020 | 09:10 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Pasutri ini ditangkap, setelah orang tua kandung sang anak di Selangor Malaysia melapor ke polisi Diraja Malaysia. Sebab sang anak Balita dibawa kabur ke Indonesia sejak bulan Desember 2019 lalu. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Kepolisian Daerah Jawa Timur, menangkap Pasutri asal Lekok Pasuruan yang diduga pelaku penculikan seorang anak warga negara Malaysia.

Penangkapan Solikin dan Anita, pasangan suami istri warga Kecamatan Lekok Pasuruan pada Rabu (11/3) sore. Pasutri ini diduga membawa kabur anak 3 tahun, WNA Malaysia, berinisial NW.

Penangkapan merupakan tindak lanjut laporan orang tua korban, warga Selangor Malaysia berinisial R dan S, kepada  kepolisian Diraja Malaysia. Laporan itu dilanjutkan dengan meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Polri, untuk menangkap pelaku penculikan di Indonesia.

Menurut Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim, dari hasil penyidikan, Pasutri merupakan TKI yang bekerja sebagai IRT sekaligus tetangga korban. Pelaku turut mengasuh balita NW sejak lahir. Namun oleh Pasutri ini, balita NW justru dibawa kabur ke Indonesia tanpa sepengetahuan orang tua korban melalui program pemutihan atau adopsi pada bulan Desember 2019 lalu.

"Pasutri yang belum dikaruniai anak selama 7 tahun ini, membawa kabur balita NW ke Indonesia sebagai sugesti pancingan memperoleh keturunan," kata Irjen Pol Luki Hermawan.

Pelaku sempat dihubungi oleh orang tua korban pada Desember 2019 lalu, agar segera mengembalikan anaknya. Namun pelaku justru memutus hubungan dengan orang tua korban dengan memblokir nomor telpon hingga kini.

"Sebelumnya pelaku mengaku telah meminta izin orang tua kandung korban untuk dibawa selama sepekan, namun tidak dikembalikan sejak Desember," tambah Irjen Pol Luki Hermawan.

Pelaku mengaku jika telah memblokir nomor telepon orang tua korban, karena selalu medapat makian melalui telepon.  Setelah dilakukan penangkapan, Polda Jatim akan menunggu orang tua kandung korban bersama polisi Diraja Malaysia untuk menjemput korban NW.

Sambil menunggu orang tuanya, korban NW dirawat sementara ke tempat penitipan anak. Untuk proses hukum, kedua pelaku akan diserahkan ke polisi Diraja Malaysia karena lokasi kejadian berada di Malaysia. (pul)

Berita Terkait

Warga Pasuruan Ditangkap Polda, Terbukti Menculik Anak WNA Malaysia

Sandiwara Penculikan, Korban Disuruh Bohong Oleh Pelaku

Polres Amankan Guru SD Diduga Pelaku Penculikan Anak

Bayi Usia 4 Bulan Nyaris Jadi Korban Penculikan
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  5 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  7 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  3 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  18 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber