Berita Terbaru :
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Petugas PMK Menyelamatkan Kucing Terjebak di Pipa Paralon Saluran Air
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Bupati Tuban Bersama Forkopimda Gowes Bareng dan Bagikan Masker
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Selama Pandemi Covid-19, Pusvetma Gelar Vaksinasi Rabies Secara Drive Thru Pertama Kali
Kreasi di Tengah Pandemi, Mahasiswa Tulungagung Buat Kerajinan Shadow Box Light
Sekda Ponorogo : Rp 200 M Murni Demi Masyarakat, Tidak Ada Kepentingan Politik
Hilangkan Kejenuhan, Siswa Belajar Di Alam Bebas
Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalur Poros Pantura
   

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 11-03-2020 | 13:25 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Dengan aksi duduk, mahasiswa menuntut ketegasan pemerintah dengan adanya tambak udang diduga ilegal. Foto Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Timur Daya melakukan aksi demonstran di depan kantor DPRD Sumenep, para peserta aksi menuntut tambak udang di wilayah Timur Daya Sumenep yang diduga ilegal, dan merusak ekosistem untuk ditindak.

Menurut Abd. Basit korlap aksi, tuntutan yang dilayangkan agar menutup lahan tambak udang ilegal. Sebab dapat merusak ekosistem alam sekitar. "Stop alih fungsi lahan yang meresahkan masyarakat, dan sikap netral pemerintah dalam mengeluarkan surat ijin, serta penegakan Perda RTRW dengan bijak," kata Abd. Basit.

Sementara, Ketua Komisi 2 DPRD Sumenep, merespon tuntutan yang dilayangakan para peserta aksi. Dengan melihat kondisi sebenarnya di lapangan, apabila benar ada tambak udang ilegal tidak sesuai dengan aturan. "Kami sepakat akan memberikan sanksi tegas dan menutup operasi tambak jika terbukti ada pelanggaran," kata Subaidi, Ketua Komisi 2 DPRD Sumenep. (pul)

Berita Terkait

Pelaku Pemerkosaan Anak Tak Kunjung Ditangkap Mahasiswa Lakukan Aksi Unjuk Rasa

GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan Petani

Temukan Dugaan Penyimpangan BPNT, Mahasiswa Demo Dinsos

Soroti Pelayanan Disdukcapil, HMI Pacitan Gelar Unjuk Rasa
Berita Terpopuler
Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  13 jam

Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  2 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  4 jam

Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Pendidikan  7 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber