Berita Terbaru :
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifitas Warga
Pantura  Jum'at, 06-03-2020 | 22:10 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Kerusakan jalan cukup parah ini terpantau di dua titik, yang menghubungkan Kecamatan Kepohbaru, Sumberrejo dan Kedungadem. Foto: Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Dua titik jalan penghubung antar kecamatan, masing-masing sepanjang 6 dan 4 kilometer di Kabupaten Bojonegoro, rusak parah akibat dampak curah hujan tinggi selama musim penghujan.

Kondisi ini cukup menghambat aktifitas warga. sebab jalan tak hanya bergelombang, namun juga dipenuhi banyak lubang menganga cukup besar penuh air. Sehingga warga yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh saat melintas.

kerusakan jalan cukup parah ini terpantau di dua titik, yang menghubungkan Kecamatan Kepohbaru, Sumberrejo dan Kedungadem. Tepatnya di Desa  Kepohwates, Kecamatan Kepohbaru, hingga Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberrejo, sepanjang lebih dari 4 kilometer.

Satu titik lainnya berada di wilayah Desa Wotan hingga Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo menuju arah Kecamatan Kedungadem.

Pada Jumat (6/3) pagi, di 2 titik jalan ini terlihat mengalami kerusakan yang cukup parah. Lubang jalan terpantau cukup banyak dan merata dengan diameter bervariasi, mulai ukuran kecil hingga besar mencapai lebar 3 meter.

Herman, warga, pengguna jalan, mengatakan, banyaknya lubang yang menganga tertutup air cukup mengganggu aktifitas warga. Warga yang melintas terpaksa harus melaju pelan dan ekstra hati-hati, agar tidak terjatuh akibat terpeleset maupun terjebak kubangan air yang cukup dalam antara 5 hingga 25 centimeter.

Selain menyebabkan perjalanan terhambat, kerusakan jalan ini juga membuat warga yang melintas, mengeluh karena kelelahan. Padahal jalur ini,  merupakan salah satu akses utama dan tercepat bagi sebagian besar warga yang tinggal di wilayah timur Bojonegoro, untuk menuju ke pusat kota maupun ke sejumlah kecamatan dan daerah lain, yakni ke arah Lamongan, Jombang, dan Nganjuk. "Warga berharap kerusakan jalan ini, segera mendapat  penanganan dari pemerintah setempat," jelas Herman.

Sebab, jika dibiarkan begitu saja dikhawatirkan kerusakan jalan menjadi semakin parah, sekaligus juga membahayakan keselamatan.  Selain itu, rusaknya jalan ini juga membuat aktifitas perekonomian warga sekitar menjadi terhambat. (yos)

Berita Terkait

Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan

Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol

Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifitas Warga
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber