Berita Terbaru :
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Tipu Investasi Rp 15 Miliar, Pasutri Divonis Berbeda
Hukum  Jum'at, 06-03-2020 | 11:32 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Menipu dengan investasi fiktif, pasangan suami istri Deni Yusanto dan Nurrini Richawati divonis berbeda. Sang suami divonis 3 tahun 6 bulan penjara, sementara sang istri divonis 3 tahun penjara.

Modus pasutri ini menjanjikan korban, keuntungan setiap 3 bulan dengan bunga 11 persen.  Namun, kenyataannya korban hanya menerima 3 kali.

Akibatnya korban yang menginvestasikan Rp 15 miliar, hanya menerima Rp 2 miliar. Sementara sisanya Rp 13 miliar belum dikembalikan oleh kedua  terdakwa.

Atas perbuatan tersebut, majelis hakim yang diketuai Jihad Arkhanudin akhirnya menghukum pasutri ini dengan hukuman berbeda.

Atas vonis ini, sang istri menangis lantaran uang tersebut untuk biaya operasi penyakitnya. Meski divonis 3 tahun penjara, namun sang istri divonis tahanan kota lantaran harus mengasuh 2 anak yang masih bayi. (yos)

Berita Terkait

Kelabuhi Puluhan Nasabah Lewat Investasi Bodong, Perempuan di Banyuwangi Ditangkap Polisi

Puluhan Ibu-Ibu Korban MLM Melapor Ke Polisi

Tipu Investasi Rp 15 Miliar, Pasutri Divonis Berbeda

Polisi Terus Kejar Aset Istri Sirinya Galih Kusuma
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  4 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  31 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber