Berita Terbaru :
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Direktur Pasca Sarjana UINSA Melapor Dianiaya Teman Sejawat
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
Dua Bakal Calon Bupati Sidoarjo Masih Menunggu Rekom DPP PDIP
Polda Jatim Gelar Lomba Dalmas Sabhara dan Wanteror Brimob
Sholawat Lita Machfud berkumandang di Kampung Surabaya
Sangat Penting Mencegah Konflik Dengan Teman
Satgas Covid Sidoarjo Gelar Razia Masker di Pasar Taman
KPU Sumenep Umumkan Pendaftaran Cabup dan Cawabup Segera Dibuka September
Gas Lpg 3 Kilogram di Magetan Mulai Sulit Didapat
Tercatat, Ratusan Hektar Sawah di Kabupaten Madiun Rusak Diserang Hama Wereng
   

Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Jalur Pantura Dibuka
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 03-03-2020 | 11:22 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Jalur pantura Pasuruan yang sempat lumpuh total karena banjir, akhirnya dibuka kembali pada Selasa (3/3) pagi, ketinggian banjir masih 30 centimeter.

Arus lalu lintas masih tersendat, sementara di perkampungan ketinggian air masih setengah meter, warga yang hendak beraktivitas terpaksa harus  dievakuasi dengan perahu karet.

Jalur pantura di jalan Raya Kraton, tepatnya Desa Tambak Rejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, mulai dibuka pukul 04.00 Wib.

Namun arus lalu lintas tetap merambat, karena masih terdapat genangan air setinggi 30 centimeter. Sejumlah kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 harus hati- hati saat melintasi jalur Surabaya- Probolinggo ini.

Sebelumnya, jalur yang menghubungkan antar provinsi ini sempat lumpuh total karena ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Arus lalu lintas ditutup dan dialihkan ke jalur laternatif dan tol.

Kasi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan, Moh Murtadho, mengatakan, ketinggian air di pemukiman warga masih mencapai setengah meter, warga yang hendak beraktivitas terpaksa harus dievakuasi dengan perahu karet.
 
Sebagian warga yang terdampak banjir, melakukan bersih-bersih di dalam rumahnya, sambil menunggu air banjir surut.
Sementara bantuan nasi bungkus telah didistribusikan oleh pihak BPBD dan kecamatan, kepada korban banjir. (yos)

Berita Terkait

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19

Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Jalur Pantura Dibuka

Empat Sungai Meluap, Pasuruan Dikepung Banjir, Jalur Pantura Lumpuh

Banjir Kembali Merendam Beberapa Desa Akibat Luapan Sungai Wrati
Berita Terpopuler
Direktur Pasca Sarjana UINSA Melapor Dianiaya Teman Sejawat
Metropolis  2 jam

Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  12 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  13 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  48 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber