Berita Terbaru :
Ada 6 Pegawai Positif Covid 19, PN Surabaya Kembali Ditutup
Simak 3 Kunci Sukses Adele Turunkan Berat Badan Hingga 45 Kg
Walikota Surabaya Minta Bantuan Rp 700 Miliar Untuk Akses GBT
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
   

Empat Sungai Meluap, Pasuruan Dikepung Banjir, Jalur Pantura Lumpuh
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 03-03-2020 | 09:52 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di 7 Kecamatan Kota dan Kabupaten Pasurun, Selasa (3/3) dinihari, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga merendam jaur pantura Pasuruan dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter, sehingga jalur pantura terpaksa ditutup oleh petugas kepolisian dan mengalihkan kendaraan menuju arah pintu tol agar dapat melanjutkan perjalanan.

Sekitar 900 rumah warga yang berada di 7 kecamatan di Kota dan Kabupaten Pasuruan, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter setengah lebih.

Tujuh kecamatan tersebut yakni Kecamatan Gadingrejo, Kecamatan Bugul Kidul , dan Kecamatan Purworejo, untuk di Kota Pasuruan. Sementara di Kabupaten Pasuruan Kecamatan Kraton, Kecamatan Pohjentrek, Kecamatan Beji, dan Rejoso.

Banjir yang paling parah terjadi di Kelurahan Karang Ketug, Kecamatan Gadingrejo, dengan ketinggian air di permukiman warga hampir 2 meter.

Kasi Kedaruratan BPBD  Kota Pasuruan , Murtadho, mengatakan, bahwa banjir yang terjadi pada dinihari ini, terjadi karena 4 sungai di Pasuruan, yakni sungai welang, sungai petung, sungai gembong, dan sungai wrati, meluap ke permukiman warga. "Itu karena tak bisa menampung debit air setelah diguyur hujan sejak siang hingga malam," kata Murtadho.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga merendam jalur pantura Surabaya-Probolinggo, dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter,sehingga petugas kepolisian terpaksa harus menutup jalur pantura.

Semenetara bagi kendaraan roda 4 yang ingin melanjutkan perjalanan, harus memutar balik kendaraan melewati jalur alternatif atau jalan tol. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19

Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Jalur Pantura Dibuka

Empat Sungai Meluap, Pasuruan Dikepung Banjir, Jalur Pantura Lumpuh

Banjir Kembali Merendam Beberapa Desa Akibat Luapan Sungai Wrati
Berita Terpopuler
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  4 jam

Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  3 jam

Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
Pendidikan  7 jam

Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Rehat  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber