Berita Terbaru :
Jumlah Pasien Sembuh 2 Orang, Namun Positif Bertambah 2 Orang
Tradisi Mandi di Laut Saat Lebaran Ketupat
Kabupaten Gresik Siap Menghadapi New Normal Dengan Penguatan Aturan
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
   

Setahun Biaya Listrik PJU di Kabupaten Ngawi Tembus Rp 15 Miliar
Politik  Senin, 02-03-2020 | 15:30 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Tiap tahun Pemerintah Kabupaten Ngawi harus merogoh kocek hingga Rp 15 miliar lebih untuk pembayaran litrik penerangan jalan umum (PJU). Masih tingginya beban biaya listrik PJU ini karena kebanyakan PJU yang ada masih menggunakan lampu konvensional.

Pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang Penerangan Jalan terus berupaya untuk membuat terobosan agar mampu mengurangi beban biaya listrik penerangan jalan umum (PJU). Diketahui, dalam setahun lebih dari Rp 15 miliar lebih harus dikeluarkan untuk pembayaran listrik PJU ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).
 
Kepala Bidang Penerangan Jalan Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Widya Decky Hariyanto, menjelaskan, tahun 2020 ini pihaknya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp18 miliar dari APBD. Dari jumlah tersebut, Rp 15 miliar untuk biaya listrik PJU, dan sisanya untuk pembangunan PJU baru serta perawatan. Jumlah PJU yang ada saat ini mencapai 3.547 titik, dan tahun ini akan ditambah lagi sebanyak 140 titik PJU.
 
"Saat ini langkah untuk menekan biaya listrik PJU dengan mengganti lampu PJU dari sebelumnya lampu konvensional beralih ke lampu jenis LED. Karena dari 10 persen dari total jumlah PJU yang telah menggunakan LED diketahui mampu menekan biaya listrik hingga 60 persen," kata Widya Decky Hariyanto , Kabid Penerangan Jalan Dinas PUPR.
 
Widya Decky menambahkan, untuk 140 titik PJU baru nanti akan ditempatkan di sejumlah pusat aktivitas warga, dan akses ke lokasi wisata. Karena diketahui keberadaan PJU sangat penting yang membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat serta, menekan angka laka lantas, dan kriminalitas.(end)

Berita Terkait

Setahun Biaya Listrik PJU di Kabupaten Ngawi Tembus Rp 15 Miliar
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  22 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  9 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  22 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber