Berita Terbaru :
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Kantor Penyelenggara Umroh Desak Pemerintah Komunikasi Cabut Penangguhan Kunjungan
Info Haji  Senin, 02-03-2020 | 09:10 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Kebijakan penangguhan kunjungan umroh dan wisata sementara dari berbagai negara yang ditetapkan pihak otoritas Arab Saudi, untuk mengantisipasi penyebaran dan masuknya virus corona negaranya, berdampak signifikan bagi pengusaha dan penyelenggara perjalanan umroh.

Seperti di Surabaya, akibat kebijakan itu sejumlah kantor jasa perjalanan umroh di Surabaya sepi aktifitas dan kunjungan calon jamaah, yang sebagian besar hanya bisa menunggu kebijakan tersebut dicabut.

Selain terpaksa menjadwal ulang keberangkatan ratusan jamaah, pihak penyelenggara umroh mendesak pemerintah segera melakukan komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi, agar penangguhan kunjungan segera dicabut.

Pihak otoritas Arab Saudi menetapkan penangguhan sementara kunjungan umroh dan wisata dari berbagai negara di dunia, tak terkecuali jamaah dari Indonesia, sejak 27 Februari lalu, membawa dampak signifikan bagi sejumlah penyelenggara dan pengusaha jasa perjalanan umroh.

Di Surabaya, seperti akibat penangguhan kunjungan umroh , membuat sejumlah kantor penyelenggara perjalanan umroh dan wisata ke negeri petro dolar tersebut , sepi dari aktifitas calon jamaah.

Salah satunya di kantor yang berada di Jalan Raya Menganti Wiyung ini, biasanya kantor ini didatangi setidaknya 6 orang jamaah yang berencana melakukan perjalanan umroh. Namun sejak kebijakan pemerintah arab saudi tersebut kantor ini menjadi sepi.

Muhammad Ramli, pengusaha perjalanan umroh, mengatakan, pihaknya telah menjadwal ulang keberangkatan sekitar 110 orang jamaahnya yang telah mendaftar jauh-jauh hari, hingga waktu yang belum di tentukan .

Selain hanya bisa pasrah, pihak pengusaha perjalanan umroh mendesak pemerintah Indonesia, untuk berkomunikasi dengan pwmerintah arab saudi, agar kebijakan tersebut segera dicabut.

Senada, kantor lain di sekitar jalan raya Menganti, juga mengaku terjadi penurunan signifikan akibat edaran penangguhan kunjungan umroh ke negara Arab.

Muhammad Zahidul Alim, pengusaha, mengaku, harus lebih ekstra memberikan sosialisasi kepada calon jamaahnya, serta pasrah menunggu edaran yang mengacu pada pencegahan penyebaran virus covid-19, atau corona segera dicabut.

Sebelumnya pada Rabu, 27 Februari lalu pihak otoritas Arab Saudi, menetapkan penangguhan kunjungan umroh dan wisata dari berbagai dunia, termasuk Indonesia. Edaran ini sebagai antisipasi penyebaran virus covid-19 atau masuk ke negara tersebut. (yos)

Berita Terkait

Cerita Pengusaha yang Mulai Terkena Dampak Virus Corona

Cegah Corona, Makam Sunan Bonang dan Asmoroqondi Ditutup

Corona Siaga, Tak Pengaruhi Aktivitas Pasar

Imbas Corona, Jatim Park Group Tutup Sebulan
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  6 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  1 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  4 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber