Berita Terbaru :
Bantuan Sembako Warga Terdampak Covid-19 Terus Mengalir
Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pemkot Bersama Polri Terus Lakukan Penyemprotan Desinfentan di Jalan Raya
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Tebing Longsor, Pipa PDAM Putus, 1500 Pelanggan Terganggu
   

Diteriaki Maling Pelaku Ranmor Jatuh dan Dimassa
Metropolis  Sabtu, 29-02-2020 | 17:00 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Diteriaki maling oleh korban, seorang pemuda yang bekerja sebagai buruh tani babak belur dihakimi massa saat berupaya membawa kabur sepeda motor korban, saat diparkir di sebuah warung kopi di Kawasan Surabaya Barat.

Beruntung, anggota polisi dengan sigap datang, sehingga pelaku berhasil diamankan dari amukan warga.

Adalah Fuadi Bin Yahya,(29), warga Desa Paoran, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan berhasil diamankan anggota Polsek Tandes, setelah menjadi bulan-bulanan warga, saat berupaya membawa kabur sepeda motor yang diparkir korban di Kawasan Surabaya Barat.

Kompol Suminto, Kapolsek Tandes, menjelaskan, kejadian berawal saat korban yang diketahui bernama Revansa, yang memarkir sepeda motor jenis matic dengan Nopol AG-2005-PW di sebuah warung kopi, Kawasan Jalan Manukan Kulon, Surabaya.

"Tak lama kemudian, korban curiga dengan suara sepeda motor yang menyala dari parkiran," kata Kompol Suminto.

Namun saat korban mendatangi parkiran untuk memastikan kendaraannya, diketahui ternyata pelaku telah membawa kabur sepeda motor miliknya. Sehingga dengan spontan korban meneriaki pelaku.

Merespon teriakan korban, warga disekitar lokasi langsung berlarian mengejar pelaku. Saat berada sekitar 100 meter dari lokasi, pelaku yang membawa kabur motor korban mendadak terjatuh.

Massa yang geram dengan kelakuan pelaku, akhirnya melampiaskan kemarahan, dan menghakimi pelaku hingga babak belur.

Beruntung, petugas kepolisian yang tak jauh dari lokasi, datang dan berhasil mengamankan pelaku dari amukan warga, sementara 1 teman pelaku lebih dulu kabur.

"Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku beraksi dengan 1 orang teman lainnya yang telah lebih dulu kabur," imbuh Kapolsek Tandes.

Dari pengakuannya, pelaku sudah menjalankan aksi sebanyak 3 kali, dan kerap memanfaatkan kelengahan pemilik, yang parkir sembarangan.

Pelaku mengaku nekat melakukan aksi pencurian, karena terhimpit kebutuhan ekonomi, sebab gaji sebagai buruh tani sebesar Rp 25 ribu per hari yang didapat tidak mencukupi kebutuhannya.

Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita 1 unit sepeda motor matic, dan kunci-T yang digunakan pelaku untuk beraksi.

Akibat perbuatannya ia diancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun dibui. (yos)

Berita Terkait

Dua Residivis Maling Motor dan Penadah Diringkus

Sepuluh Kali Beraksi Polisi Berhasil Menangkap Pelakunya

Tak Punya Uang Untuk Bayar Hutang, Kakek Nekat Curi Motor Tetangganya

Polsek Gubeng Bekuk Aksi Curanmor Bersenjata Pistol Airsoft Gun
Berita Terpopuler
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber