Berita Terbaru :
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
   

Pasien Gangguan Jiwa Bunuh Temannya Sendiri
Mataraman  Sabtu, 29-02-2020 | 16:20 wib
Reporter : Simon Bagus,Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Pasien ODGJ yang mendapat perawatan di Pondok Gunung Kebo Trenggalek, tega membunuh temannya sendiri. Pelaku menganiaya korban dengan alat sejenis linggis hingga meninggal dunia.

Kejadian pembunuhan pasien ODGJ oleh temannya sendiri terjadi di Pondok Gunung Kebo di Desa Sambirejo,Kecamatan,Kabupaten Trenggalek.

Pondok ini memang digunakan untuk shelter bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa(ODGJ). Pelaku dan korban merupakan ODGJ yang dirawat di pondok tersebut.

Dari hasil olah TKP,pelaku pembunuhan diketahui Matal (61), warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan untuk korban yakni Samuri (42), warga Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Trenggalek, Ipda Katik, menjelaskan, kejadian pembunuhan yang terjadi di Pondok Gunung Kebo terjadi pada 29 Februari 2020 sekitar pukul 05.30. "Petugas mendapat informasi dari masyarakat, serta pengasuh pondok bahwa telah terjadi pembunuhan," kata Ipda Katik.

Pembunuhan dilakukan di teras masjid pondok. Awalnya, korban tidur bertiga di teras. Kemudian,pelaku menghampiri korban dan melukainya berkali-kali dengan alat sejenis linggis. "Korban diketahui meninggal dunia dengan bersimbah darah dan luka dibagian kepala," imbuh Ipda Katik.

Jenazah korban saat ini dibawa ke RSUD Dr Soedomo,sedangkan pelaku telah diamankan petugas. Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan yakni banner dan lipatan kain yang digunakan korban untuk alas tidur. "Selain itu juga ada linggis yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban," tutur Ipda Katik,Kaur Bin Ops Satreskim Polres Trenggalek.

Sementara pengasuh pondok,Muhammad Ali Wafa atau sering dipanggil Gus Muh mengaku, keduanya tidak mempunyai masalah satu sama lain sebelumnya. Pelaku sudah berada di pondok selama sekitar 1 tahun. "Sedangkan korban baru masuk pondok sekitar 2 minggu, korban juga bukan penghuni tetap pondok, melainkan setiap harinya ia pulang pergi," kata Muhammad Ali Wafa.

Disisi lain, Kepala Dinsos P3A Trenggalek, Ratna Sulistyowati, menerangkan, bahwa pelaku sebelumnya pernah membantai pasutri di Tulungagung pada tahun 2018 lalu. "Semenjak itu,pelaku diserahkan ke Pondok Gunung Kebo oleh pihak berwajib untuk menjalani perawatan," jelas Ratna Sulistyowati.

Pelaku sendiri justru merupakan pihak yang sering mengayomi pasien ODGJ lain yang baru masuk. "Seperti memasak, mandi atau sekedar mengingatkan untuk olahraga," kata Kepala Dinsos P3A Trenggalek, Ratna Sulistyowati.

Namun siapa yang menyangka,ternyata ia malah diduga melakukan pembunuhan terhadap pasien ODGJ lain. Untuk motif pembunuhan masih akan digali lebih lanjut. (yos)




Berita Terkait

Pasien Gangguan Jiwa Bunuh Temannya Sendiri
Berita Terpopuler
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  4 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  4 jam

Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  5 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber