Berita Terbaru :
Laut Tercemar Limbah, Warga Amuk Pabrik Pengolahan Ikan
Polisi Dalami Pelanggaran Kegiatan Festival Layangan
24 Nyawa Melayang Akibat Jebakan Tikus
Forkopimda Koordinasi Kamtibmas Saat Pilkada di Masa Pandemi
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
   

Sengketa Pilkades Geger, Majelis Hakim Verifikasi Surat Suara
Hukum  Sabtu, 29-02-2020 | 15:00 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Sidang sengketa Pilkades geger Kabupaten Madiun berlanjut di meja hijau PTUN. Majelis hakim memerintahkan panitia untuk membuka kotak dan menghitung surat suara yang rusak.

Sengketa Pilkades Desa Geger Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Memasuki masa pembuktian. Dihadapan majelis hakim yang diketuai Dedi Kurniawan.

Tergugat 1 Panitia Pilkades Desa Geger, menunjukan dan menghitung surat suara yang disengketakan, yakni 568 surat suara rusak yang dianggap panitia tidak sah.

Satu persatu tergugat menunjukan dan menghitung kotak suara dari 3 dusun, dari hasil penghitungan 3 kotak suara itu diketahui surat suara yang benar-benar rusak sebanyak 54 suara, dan surat suara yang coblos tembus simetris sebanyak 514.

Sementara penasehat penggugat, Sigit Ikhsan Wibowo mengaku, optimis dari apa yang terjadi di persidangan. "Jika disimpulkan mulai awal persidangan hingga saat ini, banyak terjadi kejanggalan-kejanggalan saat pelaksanaan Pilkades berlangsung," kata Sigit Ihsan Wibowo.

Sedangkan Penasehat hukum tergugat, Bambang Sukoco, menilai proses penghitungan dihadapan majelis hakim bukanlah hitung ulang, melainkan verifikasi surat suara rusak.

"Artinya, majelis hakim ingin melihat langsung kondisi fisik surat suara yang disengketakan. Agar semua pihak, baik BPD, penggugat, dan masyarakat umum, juga bisa menyimpulkan," jelas Bambang Sukoco.

Diketahui sidang sengketa Pilkades Desa Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, tengah memasuki persidangan di Ptun Surabaya.

Gugatan ini muncul akibat banyaknya surat suara coblos tembus yang dianggap tidak sah oleh panitia, dengan total suara sebanyak 568. Akibatnya tim kuasa hukum calon 05 melayangkan gugatan di PTUN Surabaya, karena hasil Pilkades Desa Geger dianggap tidak sah. (yos)









Berita Terkait

Sengketa Pilkades Geger, Majelis Hakim Verifikasi Surat Suara

Panitia Pilkades Dinilai Ciderai Tatib

Panwascam Madiun Gelar Mediasi Sengketa Pilkades

Tuntut Keadilan, Massa Tolak Hasil Pilkades Datangi DPRD
Berita Terpopuler
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  3 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  13 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  4 jam

Laut Tercemar Limbah, Warga Amuk Pabrik Pengolahan Ikan
Peristiwa  17 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber