Berita Terbaru :
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
Tebar Benih Ikan Nila Dibekas Sungai Kumuh
Rapid Test Massal, Warga Reaktif Lanjut Swab
   

Ada Larangan ke Arab Saudi, Menkopolhukam Harus Batal Umroh
Sosok  Sabtu, 29-02-2020 | 12:01 wib
Reporter : Iman Pujiono
Menkopolhukam, Mahfud MD
Jakarta pojokpitu.com, Larangan Pemerintah Arab Saudi kepada warga dunia termasuk Indonesia untuk masuk ke tanah suci, membuat Menkopolhukam Mahfud MD, terpaksa membatalkan niatnya untuk berangkat umroh.

Saat ini Pemerintah RI terus berupaya melakukan loby dengan Pemerintah Arab Saudi, termasuk mengurus kepulangan para WNI yang sudah terlanjur berada disana.

"Dalam upaya memitigasi wabah virus corona, Pemerintah Arab Saudi menangguhkan visa umroh terhadap warga dunia termasuk warga negara Indonesia yang hendak melakukan umroh maupun wisata ke tanah suci," kata Mahfud MD.

Hal ini pun berdampak kepada WNI yang sudah bersiap untuk berangkat umroh hingga beberapa warga pun terlantar di Bandara. Larangan ini membuat Menteri Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, terpaksa juga mengurungkan niatnya untuk pergi ke tanah suci.

"Saya membatalkan perjalanan umroh pada tanggal 18 Maret mendatang untuk menghargai kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi," kata Mahfud MD.

Sementara itu, Mahfud pun menyebut pemerintah masih melakukan loby loby terhadap Pemerintah Arab Saudi melalui Kementrian Agama. Terutama upaya untuk memulangkan para WNI yang sudah terlanjur sampai di Arab Saudi untuk umroh.

Terakhir terdapat 2.579 warga negara Indonesia yang telah mendarat di Arab Saudi Kamis (27/2). Para WNI yang sudah terlanjur sampai ke Arab Saudi sebelum larangan sementara itu diperbolehkan melakukan ibadah umroh setelah menjalani beberapa tes kesehatan. (pul)

Berita Terkait

Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen

Kemenag Larang Biro Terima Pendaftaran Umroh

Umroh Distop, Penjualan Perlengkapan Umroh Menurun

Gagal Berangkat, Jamaah Umroh Datangi Biro Travel
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  3 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  11 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  21 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  3 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber