Berita Terbaru :
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Sandiwara Penculikan, Korban Disuruh Bohong Oleh Pelaku
Mataraman  Sabtu, 29-02-2020 | 11:09 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Sandiwara penculikan terjadi di Nganjuk. Seorang anak SD mengaku disuruh seorang pria tak dikenal untuk bilang kepada gurunya, agar mengaku diculik. Korban menuruti pria tersebut karena diancam akan dicubit jika menolak, dan akan diberi uang Rp 2 ribu jika menurut.

Kejadian itu di Sekolah Dasar Banaran 1 Kertosono Nganjuk. Korbannya VA seorang siswi kelas 1, semula mengaku kepada gurunya telah menjadi korban percobaan penculikan oleh seorang pria tak dikenal.

Menurut guru kelas 1 Budi Kristanto, saat itu jam pulang sekolah pukul 10.00 WIB. Budi mendapatkan laporan dari SY teman Vanesa. SY berlari mendatangi gurunya dan melaporkan bahwa VA hendak diculik oleh seseorang saat menunggu jemputan dari orangtuanya di depan pagar luar sekolah.

Tak lama kemudian VA juga menuju gurunya dan awalnya bercerita dirinya hendak diculik oleh seorang pria tak dikenal. "Mendengar cerita VA, kami langsung melaporkan ke polisi setempat," kata Budi.

Sementara itu Kompol Djamin Kapolsek Kertosono Nganjuk menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap VA, mengaku kepada polisi bahwa dirinya disuruh oleh seorang pria menggunakan jaket hitam mengendarai motor Yamaha merah.

"VA mengaku disuruh pelaku untuk melaporkan ke gurunya bahwa dirinya hendak diculik, dan akan diberi uang Rp 2 ribu oleh pelaku. Namun jika tidak menurut maka VA akan dicubit," kata Kompol Djamin.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman atas isu penculikan tersebut, guna mencari pelakunya. (pul)

Berita Terkait

Warga Pasuruan Ditangkap Polda, Terbukti Menculik Anak WNA Malaysia

Sandiwara Penculikan, Korban Disuruh Bohong Oleh Pelaku

Polres Amankan Guru SD Diduga Pelaku Penculikan Anak

Bayi Usia 4 Bulan Nyaris Jadi Korban Penculikan
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  10 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  8 jam

Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  49 menit

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber