Berita Terbaru :
Bertahan Hidup Di Tengah Masa Pandemi Dengan Budidaya Bunga Anggrek
Legenda Argentina, Si Tangan Tuhan Diego Maradona Meninggal
Pandemi Covid 19, Karang Taruna Produksi Sabun Cair
Petugas Evakuasi Sarang Tawon Raksasa Di Rumah Warga
PUPR Anggarkan Pembangunan Pasar Kertosono Tahun 2021
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Penambang dan Warga Capai Kesepakatan Damai
Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
   

Sandiwara Penculikan, Korban Disuruh Bohong Oleh Pelaku
Mataraman  Sabtu, 29-02-2020 | 11:09 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Sandiwara penculikan terjadi di Nganjuk. Seorang anak SD mengaku disuruh seorang pria tak dikenal untuk bilang kepada gurunya, agar mengaku diculik. Korban menuruti pria tersebut karena diancam akan dicubit jika menolak, dan akan diberi uang Rp 2 ribu jika menurut.

Kejadian itu di Sekolah Dasar Banaran 1 Kertosono Nganjuk. Korbannya VA seorang siswi kelas 1, semula mengaku kepada gurunya telah menjadi korban percobaan penculikan oleh seorang pria tak dikenal.

Menurut guru kelas 1 Budi Kristanto, saat itu jam pulang sekolah pukul 10.00 WIB. Budi mendapatkan laporan dari SY teman Vanesa. SY berlari mendatangi gurunya dan melaporkan bahwa VA hendak diculik oleh seseorang saat menunggu jemputan dari orangtuanya di depan pagar luar sekolah.

Tak lama kemudian VA juga menuju gurunya dan awalnya bercerita dirinya hendak diculik oleh seorang pria tak dikenal. "Mendengar cerita VA, kami langsung melaporkan ke polisi setempat," kata Budi.

Sementara itu Kompol Djamin Kapolsek Kertosono Nganjuk menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap VA, mengaku kepada polisi bahwa dirinya disuruh oleh seorang pria menggunakan jaket hitam mengendarai motor Yamaha merah.

"VA mengaku disuruh pelaku untuk melaporkan ke gurunya bahwa dirinya hendak diculik, dan akan diberi uang Rp 2 ribu oleh pelaku. Namun jika tidak menurut maka VA akan dicubit," kata Kompol Djamin.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman atas isu penculikan tersebut, guna mencari pelakunya. (pul)

Berita Terkait

Warga Pasuruan Ditangkap Polda, Terbukti Menculik Anak WNA Malaysia

Sandiwara Penculikan, Korban Disuruh Bohong Oleh Pelaku

Polres Amankan Guru SD Diduga Pelaku Penculikan Anak

Bayi Usia 4 Bulan Nyaris Jadi Korban Penculikan
Berita Terpopuler
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
Peristiwa  9 jam

Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Pilkada  6 jam

Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Metropolis  8 jam

PUPR Anggarkan Pembangunan Pasar Kertosono Tahun 2021
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber