Berita Terbaru :
Petani Rame Rame Berburu Hama Tikus Sawah
34 Persen Orang Tanpa Gejala Menjadi Pasien Positif Covid-19
BBTKLPP Surabaya Prediksi Akhir Juni 2020 Menjadi Puncak Covid-19 di Jatim
BIN Bantu Pemkot Surabaya Gelar Rapid Tes Massal
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
   

Siswa SMAN 8 Surabaya Launching Perusahaan Pertama Berbasis Ecopreneur
Peristiwa  Sabtu, 29-02-2020 | 09:13 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, SMAN 8 Surabaya melaunching perusahaan pertama milik siswa, Phoenix Student Company. Ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengenalkan dunia kerja pada siswa.

Phoenix Student Company merupakan perusahaan buatan siswa SMAN 8 yang bergerak di bidang ecopreneur. Produk pertama yang dikenalkan adalah pot tanaman berbahan cangkang kerang, atau disebut pokarang.

"Banyaknya limbah cangkang kerang yang ada di Pantai Kenjeran membuat perusahaan Phoenix terinspirasi untuk menyulap limbah menjadi barang yang bisa bernilai ekonomi. Bukan itu saja, tapi juga memanfaatkan limbah cangkang kerang yang jika dibiarkan mengakibatkan pendangkalan wilayah sekitar pantai," kata  Al-May Nabith Thufail, Presiden Phoenix Student Company.

Meski dalam pembuatannya dibantu oleh pihak kedua, staf karyawan Phoenix juga ikut andil dalam pembuatan pot berbahan limbah cangkang kerang, semen putih, pasir, kalsium, dan air tersebut. Sebab untuk menentukan komposisi yang pas, karyawan Phoenixlah yang bertanggung jawab.

"Bukan sekadar menjual produk, perusahaan juga menjual saham kepemilikan ke berbagai pihak seperti guru, siswa, dan komite. Dengan begitu siswa lebih memahami proses kerja pada suatu perusahaan yang sesungguhnya," ungkap Ligawati, Kasek SMAN 8 Surabaya.

Diharapkan, melalui mini company yang dijalankan langsung oleh siswa bisa membuka wawasan terkait dengan dunia kerja.(end)

Berita Terkait

Siswa SMAN 8 Surabaya Launching Perusahaan Pertama Berbasis Ecopreneur
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  12 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  21 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  19 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  10 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber