Berita Terbaru :
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
   

Rawan Longsor, Tebing Penahan Bantaran Sungai Rusak Diterjang Banjir
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 29-02-2020 | 06:07 wib
Reporter : Felli kosasi
Meski tidak ada korban jiwa, beberapa rumah tergerus air dan kondisinya mengkhawatirkan. Pemerintah desa berharap dinas pengairan propinsi jatim segera mengupayakan pembenahan mengingat puncak curah hujan diperkirakan masih bulan Maret mendatang. Foto Felli kosasi
Jember pojokpitu.com, Puluhan rumah di Kabupaten Jember terancam longsor. Hal ini akibat tebing penahan bantaran sungai ambrol setelah diterjang banjir beberapa hari yang lalu.

Kondisi warga dibantaran sungai kali tanggul, Dusun Tekoan Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember semakin cemas. Sebab rumah mereka yang letaknya berdekatan dengan tebing penahan bantaran sungai atau plengsengan, rawan longsor. Beberapa rumah bahkan ada yang bagian rumahnya tergerus air saat meluapnya kali tanggul beberapa hari yang lalu.

Salah satunya Asnawah, warga lingkungan Kauman Dusun Tekoan yang rumahnya berada di atas plengsengan kali tanggul. Meski rumahnya tidak hancur tergerus air, bagian dapur dan kamar mandi yang terpisah dari rumah, amblas dan rusak parah akibat terjangan air.

Saat air datang , dirinya hanya bisa pasrah dan berdoa , dirinya tidak bisa menyelamatakan barang barang yang ada di dapur termasuk lemari perabotan yang hanyut dibawa air. Dirinya berharap kepada pemerintah segera memberikan penahan plengsengan agar rumahnya yang retak dibeberapa bagian tidak hanyut.

Sementara itu Kepala Desa Tanggul Kulon, Arifin Wahyuono mengatakan bahwa ada puluhan rumah lainnya yang terancam longsor jika tidak ada penanganan yang berarti. "Bantaran sungai sepanjang 2500 meter diketahui amblas tergerus air, apalagi dilokasi tikungan tikungan aliran sungai. Kami berharap ada percepatan bantuan dari pemerintah provinsi agar kekhawatiran warga ketika hujan datang dapat segera hilang," kata Arifin Wahyuono. (PUL)

Berita Terkait

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah

Tebing Longsor, Lalu Lintas Jatim Jateng Terganggu

Tebing Longsor, 2 Rumah Rusak dan Timbun Ternak

Longsor Timpa Rumah Warga
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  9 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  9 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  8 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber