Berita Terbaru :
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
   

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Swayada Cor Jalan Pantura yang Rusak
Sorot  Sabtu, 29-02-2020 | 01:21 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Karena tak kunjung diperbaiki, warga secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan ini dengan cara dicor. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Jalan di jalur nasional pantura di wilayah Kabupaten Tuban, mengalami kerusakan cukup parah. Aspal jalan berlubang hingga kedalaman sepuluh centimeter, seringkali membuat pengguna jalan terjatuh.

Lubang bertebaran menghias aspal jalan yang menjadi penghubung wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah ini. Titik kerusakan salah satunya berada di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.
 
Jalan yang berlubang hingga kedalam 10 centimeter, sering kali menjadi penyebab kecelakaan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Terkait hal ini, warga Kelurahan Karangsari, secara swadaya membeli material untuk memperbaiki jalan.
 
Menurut Lutfi, pengguna jalan, dengan peralatan seadanya, warga secara gotong royong memperbaiki jalan dengan cara dicor. Satu persatu jalan berlubang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Tuban, ditutup cor, agar tidak membahayakan pengguna jalan.
 
Atas kegiatan sosial ini, pengguna jalan menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah memperbaiki jalan. Selain itu, para pengguna jalan juga berharap pihak terkait segera memperbaiki kerusakan jalan di jalur pantura Tuban, yang kondisinya semakin parah.
 
Menurut warga Karangsari, kegiatan pengecoran secara swadaya ini sengaja dilakukan warga, lantaran lubang jalan di wilayah setempat, kerap menyebabkan kecelakaan. Sementara, pihak terkait hingga kini belum kunjung memperbaikinya. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan dan membantu kenyamanan pengguna jalan.
 
Data dari Satlantas Polres Tuban, angka kecelakaan selama bulan Januari hingga Februari tahun 2020, tercatat sebanyak 160 kasus. Dengan jumlah korban meninggal dunia 22 orang, luka berat 7 orang, dan luka ringan 238 orang. Tingginya angka kecelakaan ini, salah satunya akibat kerusakan jalan. (pul)

Berita Terkait

Puluhan Kilo Meter Jalan di Kepulauan Belum Beraspal

Jalan Berlubang Kerap Timbulkan Kecelakaan di Madyopuro

Tak Kunjungi Diperbaiki, Warga Pamekasan Tanami Jalan Rusak Dengan Pohon dan Bakar Sampah

Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Berita Terpopuler
RDP Soal Program BPNT Memanas
Peristiwa  5 jam

Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
Mlaku - Mlaku  9 jam

Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Metropolis  8 jam

Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
Pojok Pitu

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber