Berita Terbaru :
DPRD Beri Bantuan APD Untuk Tenaga Medis RSUD dr Soeroto
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai Terbakar
Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara
Polres Malang Lakukan Simulasi Antisipasi Pergerakan Massa Disaat Pandemi Covid 19
Curi Motor, Warga Dau Harus Mendekam di Sel Tahanan Polsek Wagir
Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
   

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Swayada Cor Jalan Pantura yang Rusak
Sorot  Sabtu, 29-02-2020 | 01:21 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Karena tak kunjung diperbaiki, warga secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan ini dengan cara dicor. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Jalan di jalur nasional pantura di wilayah Kabupaten Tuban, mengalami kerusakan cukup parah. Aspal jalan berlubang hingga kedalaman sepuluh centimeter, seringkali membuat pengguna jalan terjatuh.

Lubang bertebaran menghias aspal jalan yang menjadi penghubung wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah ini. Titik kerusakan salah satunya berada di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.
 
Jalan yang berlubang hingga kedalam 10 centimeter, sering kali menjadi penyebab kecelakaan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Terkait hal ini, warga Kelurahan Karangsari, secara swadaya membeli material untuk memperbaiki jalan.
 
Menurut Lutfi, pengguna jalan, dengan peralatan seadanya, warga secara gotong royong memperbaiki jalan dengan cara dicor. Satu persatu jalan berlubang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Tuban, ditutup cor, agar tidak membahayakan pengguna jalan.
 
Atas kegiatan sosial ini, pengguna jalan menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah memperbaiki jalan. Selain itu, para pengguna jalan juga berharap pihak terkait segera memperbaiki kerusakan jalan di jalur pantura Tuban, yang kondisinya semakin parah.
 
Menurut warga Karangsari, kegiatan pengecoran secara swadaya ini sengaja dilakukan warga, lantaran lubang jalan di wilayah setempat, kerap menyebabkan kecelakaan. Sementara, pihak terkait hingga kini belum kunjung memperbaikinya. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan dan membantu kenyamanan pengguna jalan.
 
Data dari Satlantas Polres Tuban, angka kecelakaan selama bulan Januari hingga Februari tahun 2020, tercatat sebanyak 160 kasus. Dengan jumlah korban meninggal dunia 22 orang, luka berat 7 orang, dan luka ringan 238 orang. Tingginya angka kecelakaan ini, salah satunya akibat kerusakan jalan. (pul)

Berita Terkait

Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan

Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol

Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifitas Warga
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  7 jam

Pandemi Corona, Tes Seleksi CPNS Kabupaten Madiun Ditunda
Peristiwa  8 jam

Aksi Warga Bagi Jamu dan Uang Ke Jasa Gendong
Peristiwa  6 jam

Lima Kotak Amal di Makam Sunan Bejagung Dibobol Maling
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber