Berita Terbaru :
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Swayada Cor Jalan Pantura yang Rusak
Sorot  Sabtu, 29-02-2020 | 01:21 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Karena tak kunjung diperbaiki, warga secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan ini dengan cara dicor. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Jalan di jalur nasional pantura di wilayah Kabupaten Tuban, mengalami kerusakan cukup parah. Aspal jalan berlubang hingga kedalaman sepuluh centimeter, seringkali membuat pengguna jalan terjatuh.

Lubang bertebaran menghias aspal jalan yang menjadi penghubung wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah ini. Titik kerusakan salah satunya berada di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.
 
Jalan yang berlubang hingga kedalam 10 centimeter, sering kali menjadi penyebab kecelakaan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Terkait hal ini, warga Kelurahan Karangsari, secara swadaya membeli material untuk memperbaiki jalan.
 
Menurut Lutfi, pengguna jalan, dengan peralatan seadanya, warga secara gotong royong memperbaiki jalan dengan cara dicor. Satu persatu jalan berlubang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Tuban, ditutup cor, agar tidak membahayakan pengguna jalan.
 
Atas kegiatan sosial ini, pengguna jalan menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah memperbaiki jalan. Selain itu, para pengguna jalan juga berharap pihak terkait segera memperbaiki kerusakan jalan di jalur pantura Tuban, yang kondisinya semakin parah.
 
Menurut warga Karangsari, kegiatan pengecoran secara swadaya ini sengaja dilakukan warga, lantaran lubang jalan di wilayah setempat, kerap menyebabkan kecelakaan. Sementara, pihak terkait hingga kini belum kunjung memperbaikinya. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan dan membantu kenyamanan pengguna jalan.
 
Data dari Satlantas Polres Tuban, angka kecelakaan selama bulan Januari hingga Februari tahun 2020, tercatat sebanyak 160 kasus. Dengan jumlah korban meninggal dunia 22 orang, luka berat 7 orang, dan luka ringan 238 orang. Tingginya angka kecelakaan ini, salah satunya akibat kerusakan jalan. (pul)

Berita Terkait

Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan

Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol

Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifitas Warga
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  10 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  5 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  8 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  9 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber