Berita Terbaru :
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
Gang Kampung-Kampung Hingga Rumah Susun Sewa Lakukan Physical Distancing
Harga Daging Ayam dan Telur Naik Saat Pandemi Covid-19
Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
   

Tak Kunjung Dioperasikan, Anggota Dewan Pamekasan Sidak Pasar Pakong
Politik  Jum'at, 28-02-2020 | 14:38 wib
Reporter : Moh. Hasan
Selama sidak Komisi II DPRD Pamekasan menemukan kios dan dinding yang mulai rusak. Pihaknya meminta kepada dinas Perindustrian dan Perdagangan mendesak agar segera memperbaiki dan mengoperasikannya. Foto Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Sejak tahun 2015 dibangun, Pasar Tradisional Pakong Kecamatan Pakong, Pamekasan, tidak kunjung dioperasikan. Komisi II DPRD Pamekasan melakukan inspeksi mendadak Jumat (28,2) pagi.

Belum dioperasikannya pasar pakong Kecamatan Pakong, Pamekasan membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan harus turun tangan. Mereka langsung melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan persoalan yanng terjadi pada Jumat pagi.

Sidak yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ahmadi tersebut, legislatif memberikan sejumlah catatan mulai dari kebersihan dan memperbaiki kios kios dan dinding yang mulai rusak.   

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Ahmadi, mendesak kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan, untuk segera mengoperasikan. Namun sebelum dioperasikan mereka menyarankan agar dilakukan perbaikan karena pihaknya menemukan kios kios dan dinding yang telah rusak. "Sidak bertujuan agar bangunan yang berdiri bisa dimanfatkan oleh masyarakat," kata Ahmadi.

Sementara Kepala Pasar Ismail mengungkapkan, tidak dioperasikannya pasar tersebut lantaran jumlah lokal yang ada tidak mencukupi untuk  pedagang. Pedagang yang ada sekitar 647 sementara lokal yang sudah dibangun sekitar 400 kios. (pul)

Berita Terkait

Sidak Terminal, Temukan Beberapa Penumpang Bersuhu Tinggi

Dewan Sidak Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Besar Ngawi

Kadisperindag Malang Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Makanan

Komisi X DPR-RI Sidak Tempat Pendidikan di Lokasi Genangan di Tanggulangin
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  9 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  9 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  7 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber