Berita Terbaru :
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
   

Sering Memakan Korban Jiwa, Warga di Area Rawan Kecelakaan Diberi Pelatihan
Pantura  Jum'at, 28-02-2020 | 13:49 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Satuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro, mengadakan pelatihan pertolongan pertama gawat darurat, di area rawan kecelakaan atau black spot, tepatnya di Desa Pasinan, Kecamtan Boureno Bojonegoro. Foto Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Guna mengedukasi warga sekitar area rawan kecelakaan, Satuan Lalu Lintas Polres Bojoengoro, menggelar pelatihan pertolongan pertama gawat darurat kepada 70 warga yang berada di area rawan kecelakaan. Dalam pelatihan ini diharapkan warga sekitar yang mengikuti pelatihan bisa melakukan pertolongan pertama gawat darurat, jika ada kejadian kecelakaan.

Sebanyak 70 orang, mulai dari tukang becak, tukang ojek, hingga perangkat, yang berada di area titik rawan terjadi kecelakaan, mengikuti pelatihan dengan praktik langsung bagaimana mengamankan lokasi kejadian hingga penolongan korban kecelakaan.

Hal ini menjadi perhatian khusus satuan polisi lalu lintas, karena angka kecelakaan di lokasi ini merupakan area yang paling tinggi memakan korban jiwa di Bojonegoro. Setidaknya di area black spot ini , pada tahun 2019 ada 19 kejadian kecelakaan, dengan 4 korban meninggal dunia, hal ini menjadi lokasi dengan tingkat fatalitas paling tinggi.

Menurut AKP Bambang Prakoso, Kasatlantas Polres Bojonegoro, dalam pelatihan ini diharapkan, warga sekitar yang mengikuti pelatihan bisa melakukan pertolongan pertama gawat darurat, jika ada kejadian kecelakaan.

Sementara di Kabupaten Bojonegoro untuk rawan kecelakaan lalu lintas ada 4 titik, yakni di antara jalan raya jurusan Babat-Bojonegoro pada kilometer 15-16, wilayah desa Sumberejo Kecamatan Kapas di kilometer 7-8, Jalan Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu yang juga jalur Bojonegoro ke Ngawi pada kilometer 12-13, dan Desa Meduri Kecamatan Margomulyo tepatnya di kilometer 52-54. (pul)

Berita Terkait

Sering Memakan Korban Jiwa, Warga di Area Rawan Kecelakaan Diberi Pelatihan

Pelatihan Pertolongan di Ketinggian dan Permukaan Air

Jelang Pilkades Serentak, Satuan Linmas Dibekali Pelatihan Dasar Pemadam Kebakaran

Pentingnya Penanganan Kasus Gawat Kardiovaskular, Petugas Medis Ikuti Pelatihan ACLS
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  11 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  8 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  10 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber